Pemkab Sumenep Terima 500 Drum Aspal dari Pemprov Jatim untuk Perbaikan Jalan Desa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis tambahan 150 drum aspal kepada Wabup Sumenep.--
SUMENEP, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima bantuan 500 drum aspal penetrasi 60/70 dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jawa Timur sepanjang 2026 untuk mempercepat pemeliharaan dan perbaikan jalan kabupaten hingga tingkat desa.
Bantuan tersebut dialokasikan dalam dua tahap. Sebanyak 350 drum berasal dari APBD reguler 2026, sedangkan 150 drum tambahan disalurkan melalui Perubahan APBD (P-APBD).
Penyerahan simbolis tambahan 150 drum aspal dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Sumenep dalam kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial pada puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Sumenep.
BACA JUGA:Kunker ke Sumenep, Gubernur Khofifah Gerojok Bantuan Kesehatan, UMKM, Petani, dan Nelayan
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan material aspal, sedangkan Pemkab Sumenep bersama pemerintah desa menyiapkan agregat, pelaksana teknis, dan tenaga kerja di lapangan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat penanganan jalan rusak, meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara, serta memperlancar distribusi logistik dan mobilitas ekonomi masyarakat.

Mini kidi--
Koordinator Humas DPU Bina Marga Jawa Timur, Arditya Kurniansyah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga konektivitas dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan hingga wilayah perdesaan.
"Bantuan total 500 drum aspal untuk Kabupaten Sumenep ini adalah bentuk komitmen dan hadirnya Pemprov Jatim dalam mendukung pemerataan kualitas infrastruktur jalan. Kami memahami bahwa jalan kabupaten dan desa merupakan urat nadi perekonomian masyarakat lokal," ujar Arditya.
BACA JUGA:Madura Ethnic Carnival Kirim Delegasi Demi Masuk KEN 2027
Ia menekankan pentingnya efektivitas kolaborasi antartingkatan pemerintahan agar bantuan material dapat segera dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat.
"Dengan skema pembagian peran ini, di mana provinsi memberikan stimulus material aspal dan pemkab atau pemdes menyediakan agregat serta eksekusi lapangannya, proses perbaikan jalan rusak bisa jauh lebih cepat dan tepat sasaran. Harapan kami, akses transportasi warga Sumenep semakin aman, nyaman, dan perekonomian daerah terus bergerak maju," pungkasnya.
Sumber:










