Tim Gegana Turun Cek TKP Ledakan Kupang Segunting.
--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Ledakan yang diduga berasal dari kebocoran tabung elpiji ukuran 12 kilogram mengakibatkan lima bangunan warga rusak di Jalan Kupang Segunting IV, Surabaya, Senin (26/10) pagi. Kuatnya ledakan membuat sejumlah bagian bangunan jebol hingga material berserakan di sepanjang gang.
Pantauan Memorandum di lokasi, kondisi rumah yang menjadi titik ledakan tampak porak-poranda. Sejumlah bagian dinding jebol, sedangkan genting, batu bata, kayu, dan material bangunan lainnya berserakan di sekitar lokasi.
Kerusakan juga dialami rumah warga di sekitarnya. Kusen rumah jebol, sementara bagian atap dan genting mengalami kerusakan akibat kuatnya tekanan ledakan.

Mini kidi--
Nurmila, salah seorang warga yang rumahnya terdampak, mengaku terkejut saat mengetahui kondisi rumahnya setelah mendengar suara dentuman keras. "Saya sedang keluar mau belanja. Belum sampai pasar, tiba-tiba terdengar suara 'duar' keras sekali," ungkapnya.
Ia kemudian bergegas kembali ke rumah dan mendapati sejumlah warga berlarian menuju gang untuk melihat sumber ledakan.
Nurmila mengatakan, bagian atas hingga bawah rumahnya turut terdampak. Namun, ia belum mengetahui secara pasti tingkat kerusakan pada seluruh bagian bangunan.
Ledakan terjadi sekitar pukul 07.25. Suara dentumannya bahkan disebut terdengar hingga kawasan Kupang Pandean dan Kupang Kepuh yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi.
Selain menyebabkan kerusakan bangunan, insiden tersebut mengakibatkan dua penghuni rumah, Jenny Laurenchia (69) dan Maria Agustine Purnomo (39), mengalami luka-luka. Keduanya mendapatkan perawatan di RS Soewandhie.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan, polisi masih mendalami penyebab ledakan tersebut. "Entah dari kebocoran atau faktor lain masih kami dalami," kata Luthfie. (rio)
Sumber:









