Polresta Malang Kota Peduli dan Rangkul Pengangguran
Prosesi sosialisasi program Poliran di wilayah Kota Malang --
MALANG, MEMORANDUM .CO.ID - Polresta Malang Kota melalui Bhabinkamtibmas di seluruh Polsek jajaran menggencarkan sambang dan sosialisasi program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN).
Menjadi upaya kepolisian merangkul warga yang belum memiliki pekerjaan tetap. Memberikan motivasi, serta mendorong mereka mengembangkan keterampilan dan peluang usaha agar tetap produktif secara ekonomi.
Pelaksanaan program tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas di wilayah Polsek Sukun, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Blimbing sesuai arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS.

Mini kidi--
Pendekatan tak hanya anggota Bhabinkamtibmas, namun semua anggota polri bisa mengetahui kebutuhan warga sekaligus membuka ruang pendampingan bagi kelompok yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
BACA JUGA:Gelar Jumat Keliling di Masjid, Polresta Malang Kota Perkuat Sinergi
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menjelaskan, POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menghadapi tantangan memperoleh pekerjaan.
“Dengan sambang POLIRAN, kami ingin merangkul masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap agar tetap produktif dan memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungannya.” jelas Kombes Pol Danang
BACA JUGA:Polresta Malang Kota Kembalikan Barang Bukti Ranmor ke Pemiliknya
Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat “Polri Bersama Masyarakat” melalui pendekatan humanis, pembinaan, dan pemberdayaan warga.
“Anggota polri yang sudah aktif dengan masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas, namun juga bisa memberikan motivasi. Mendampingi, serta membantu mencari solusi sesuai kemampuan dan potensi masing-masing warga,” lanjut Danang.
BACA JUGA:Operasi Sikat Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ringkus 50 Tersangka dari 38 Kasus Kriminal
Menurutnya, perhatian perlu diberikan kepada berbagai kelompok, mulai dari pekerja dengan penghasilan tidak menentu, lulusan sekolah yang belum memperoleh pekerjaan, hingga mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan dan masih mencari peluang kerja.
Sumber:









