iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Redam Panas dan Debu Proyek, 10 Mobil Damkar Surabaya Dikerahkan Basahi Jalan Tiap Hari

Redam Panas dan Debu Proyek, 10 Mobil Damkar Surabaya Dikerahkan Basahi Jalan Tiap Hari

Petugas damkar Surabaya menyiram jalan untuk mengurangi debu akibat proyek pembangunan dan menjaga kenyamanan pengguna jalan.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan rata-rata delapan hingga sepuluh mobil pemadam kebakaran setiap hari untuk membasahi jalan di sejumlah wilayah. Langkah itu guna mengurangi debu proyek pembangunan drainase dan pemasangan box culvert, sekaligus membantu menjaga kondisi lingkungan di tengah cuaca panas.

Pembasahan jalan dilakukan secara bergiliran pada siang dan malam hari. Pada siang hari, petugas menyasar ruas jalan di sekitar proyek pembangunan yang berpotensi menimbulkan debu. Sementara pada malam hari, penyiraman diarahkan ke taman-taman pasif di sepanjang jalur protokol untuk membantu menjaga kondisi tanaman.

BACA JUGA:Pascaledakan Ruko Pakuwon City, DPKP Surabaya Intensifkan Edukasi Kebocoran Elpiji

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran DPKP Surabaya M. Rokhim mengatakan, penentuan lokasi pembasahan disesuaikan dengan kondisi lapangan, kebutuhan, serta laporan masyarakat melalui hotline.

“Pembasahan dilakukan di berbagai wilayah, terutama di sekitar lokasi pengerjaan box culvert dan proyek lainnya yang berpotensi menimbulkan debu. Armada yang dikerahkan menyesuaikan kebutuhan, termasuk berdasarkan laporan warga melalui hotline,” kata Rokhim, Jumat 23 Oktober 2026.


Mini kidi--

Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran pembasahan pada siang hari di antaranya Jalan Tanjungsari, Panjang Jiwo, Lidah Wetan, Dharmahusada, Ahmad Yani, hingga kawasan Ngagel.

Pembasahan berkala dilakukan untuk menekan debu yang beterbangan akibat aktivitas pembangunan, terutama saat cuaca panas. Dengan langkah tersebut, gangguan debu terhadap pengguna jalan dan warga di sekitar proyek diharapkan berkurang.

Selain jalan, DPKP juga memanfaatkan armada dari pos pemadam kebakaran terdekat untuk menyiram taman-taman pasif pada malam hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan perkotaan di tengah kondisi cuaca panas.

BACA JUGA:Suhu Surabaya Menyengat! BMKG Sebut Kemarau Dini dan Potensi El Niño Jadi Pemicu Cuaca Ekstrem

Meski pembasahan jalan diintensifkan, Rokhim menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh mengganggu tugas utama petugas, yakni menangani kebakaran dan keadaan darurat lainnya.

Karena itu, pengerahan armada dilakukan secara fleksibel dengan mempertimbangkan kesiapan personel dan kebutuhan operasional di lapangan.

BACA JUGA:Kepung Potensi Kebakaran, DPKP Surabaya Masifkan Simulasi di Kampung Padat Penduduk

Apabila terjadi kebakaran, seluruh sumber daya yang diperlukan langsung diprioritaskan untuk mendukung pemadaman. Pembasahan jalan dilanjutkan setelah penanganan kebakaran selesai dan armada kembali mengisi air.

Sumber: