Rail Clinic di Stasiun Sempolan Jember, Gerbong Besi Berubah Jadi Rumah Sehat
Petugas medis KAI saat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga di dalam Rail Clinic Stasiun Sempolan, Silo, Jember.--
​JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID - Suasana Stasiun Sempolan, Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, mendadak berbeda dan dipenuhi kehangatan, Rabu 21 Oktober 2026. Di tengah deru angin pedesaan, rangkaian gerbong kereta yang biasanya melaju kencang membelah rel, hari itu berhenti sejenak membawa misi kemuliaan. Kereta itu disulap menjadi klinik berjalan—menyapa dan merengkuh ratusan warga yang mendambakan sentuhan layanan kesehatan.
​Sebanyak 200 warga lereng pegunungan, mulai dari ibu-ibu yang menggendong buah hati, para lansia yang berjalan dengan langkah tertatih, hingga anak-anak sekolah, tumpah ruah dengan senyum sumringah. Mereka bukan hendak naik kereta untuk bepergian jauh, melainkan menjemput asa sehat di atas gerbong besi milik PT Kereta Api Indonesia (Persero).
BACA JUGA:KAI Daop 8 Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Cerme Gresik, Sasar 250 Warga dan Siswa
​Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, yang hadir langsung di dalam gerbong kesehatan tersebut, tak menyembunyikan rasa harunya melihat antusiasme warga yang begitu luar biasa.

Mini kidi--
​“Rail Clinic merupakan wujud cinta kasih dan kepedulian kami melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Tahun ini, kami hadir di dua titik wilayah Daop 9 Jember, yakni Stasiun Sempolan, Jember, dan satu lagi di Stasiun Singojuruh, Banyuwangi,” ujar Hengky di dalam gerbong kereta di sela-sela kesibukannya menyapa warga.
​Bagi warga sekitar, kehadiran kereta ini bak oase di tengah gurun. Tak tanggung-tanggung, KAI mengerahkan sekitar 17 tenaga medis profesional—termasuk empat dokter spesialis dan empat dokter umum—demi memastikan warga pelosok Jember mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan cuma-cuma.
BACA JUGA:Polsek Geneng Kawal Lansia Nikmati Layanan Kesehatan Gratis Rail Clinic
​“Penerima manfaatnya ada sekitar 200 warga. Antusiasmenya sangat tinggi, dan semua ini tentu berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta jajaran Muspika,” ucap Hengky dengan senyum hangat.
​Ia menambahkan, kelompok rentan seperti ibu hamil dan para lanjut usia menjadi salah satu prioritas utama dalam pelayanan kesehatan ini, sebagai bukti nyata komitmen KAI untuk selalu dekat di hati masyarakat perkeretaapian.
​Namun, keajaiban di Stasiun Sempolan tak berhenti pada urusan obat dan stetoskop. Di gerbong sebelah, keceriaan anak-anak sekolah pecah tatkala mereka menjelajahi Rail Library—perpustakaan berjalan yang dipenuhi koleksi buku cerita segar hingga fasilitas e-book modern.
BACA JUGA:10 Bangunan Liar Dibongkar, KAI Daop 9 Jember Tertibkan Aset Stasiun Pasuruan
​Di tempat yang sama, para pelajar cilik ini juga diajak menyelami pesan-pesan penting tentang kesehatan diri, sekaligus belajar memahami arti pentingnya keselamatan perjalanan kereta api dan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang. Sebuah edukasi dini yang dikemas penuh keceriaan demi menjaga keselamatan masa depan mereka.
​Suasana kian mengharu biru tatkala KAI, berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas KAI, menyalurkan bantuan sosial berupa kursi roda bagi warga yang selama ini terhalang keterbatasan fisik, serta pembagian kacamata gratis bagi mereka yang penglihatannya mulai kabur dimakan usia.
Sumber:









