iklan ulta memorandum

Jembatan Timbang Kalimas Baru Mati, Truk Kontainer Bebas Tanpa Penimbangan?

Jembatan Timbang Kalimas Baru Mati, Truk Kontainer Bebas Tanpa Penimbangan?

Aktivitas truk di kawasan jembatan timbang Kalimas Baru, Pelabuhan Tanjung Perak. Fasilitas tersebut sudah lama tidak digunakan untuk penimbangan kendaraan.-Oskario Udayana-

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Jembatan timbang di kawasan Kalimas Baru, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tak lagi digunakan untuk menimbang kendaraan angkutan barang dan kini lebih banyak dimanfaatkan sebagai area penampungan sementara atau buffer area truk kontainer, Senin 19 Oktober 2026.

Berdasarkan pantauan memorandum.co.id di lokasi, bangunan jembatan timbang beratap joglo itu masih berdiri di tepi jalan.

BACA JUGA:Toko Miras Disegel dan Warung Remang-Remang Kalimas Baru Digerebek, Puluhan Botol Disita Petugas  

Namun, aktivitas penimbangan tidak terlihat. Sejumlah truk kontainer tampak berjajar di bawah atap bangunan, sementara arus kendaraan di jalan depan lokasi relatif lengang.


Mini kidi--

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai fungsi jembatan timbang dan mekanisme pengawasan muatan kendaraan angkutan barang yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Padahal, penimbangan kendaraan menjadi salah satu upaya mengontrol berat muatan truk sekaligus mendukung penerapan kebijakan zero over dimension over loading (ODOL). 

BACA JUGA:Truk Mangkrak di Kalimas Barat Surabaya Dieksekusi, Ternyata Barang Bukti Polres Perak

Pengawasan diperlukan untuk memastikan kendaraan angkutan barang beroperasi sesuai ketentuan.

Deo, sopir ekspedisi yang ditemui di lokasi, mengaku tidak mengetahui secara pasti status operasional jembatan timbang Kalimas Baru. 

Menurut dia, aktivitas penimbangan yang diketahuinya justru lebih banyak dilakukan di bagian lain dalam kawasan pelabuhan.

BACA JUGA:Truk Mangkrak di Kalimas Barat Surabaya Belum Dieksekusi, Lurah: Tunggu Koordinasi

"Biasanya muatan jagung itu timbangnya di dalam sana (Kalimas Timur)," ujarnya.

Dia menjelaskan, aktivitas pengangkutan dan bongkar muat barang untuk pengiriman ke luar pulau masih berlangsung di kawasan tersebut. 

Sumber:

Berita Terkait