Polres Gresik Sapa Jemaat dan Perkuat Silaturahmi
Personel Polres Gresik menjaga keamanan ibadah Minggu di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID – Polres GRESIK memperkuat pengamanan ibadah Minggu di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, dengan menerjunkan personel kepolisian untuk menjaga keamanan 154 jemaat sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat, Minggu 18 Oktober 2026.
Pengamanan berlangsung di GKI Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Nomor 712, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, saat jemaat mengikuti ibadah yang dipimpin Pendeta Eka Putri dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Driyorejo.
BACA JUGA:Tingkatkan Pengamanan Ibadah pada Kenaikan Isa Almasih, Polres Pasuruan Sterelisasi Gereja
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kebomas Komisaris Polisi (Kompol) Tatak Sutrisno memimpin pengamanan bersama enam personel Polsek Kebomas dan satu regu Satuan Samapta Polres Gresik untuk memastikan ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Selain melakukan pengamanan, Tatak bersama anggotanya menyapa pengurus gereja dan jemaat sebagai bagian dari pendekatan humanis untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya, pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
BACA JUGA:Polres Gresik Amankan Ibadah Minggu di GKI Kebomas, 154 Jemaat Beribadah dengan Nyaman
"Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujar Tatak saat menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Tatak mengajak pengurus gereja dan jemaat terus menjalin komunikasi dengan kepolisian, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta tokoh masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, situasi lingkungan yang aman dan kondusif membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat yang beraktivitas di sekitar tempat ibadah.
"Keamanan lingkungan akan lebih mudah terwujud apabila kepolisian dan masyarakat saling berkomunikasi, peduli terhadap lingkungan, serta bersama-sama melakukan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas," pesannya.
BACA JUGA:Wakapolres Gresik Cek Pelayanan Polsek Kebomas Pastikan Masyarakat Terlayani
Selain menjaga keamanan lingkungan, Tatak mengingatkan jemaat agar memperhatikan kendaraan yang diparkir selama mengikuti ibadah dengan menggunakan kunci pengaman ganda.
Jemaat juga diminta memarkirkan kendaraan secara tertib agar tidak mengganggu akses jalan maupun aktivitas warga di sekitar gereja.
Sumber:









