Debu Pekat Pabrik Aspal Kalikapas Lamongan Kepung Rumah Warga
Tangkapan layar debu pekat di sekitar pabrik aspal wilayah Kalikapas, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan viral.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID - Sebuah video amatir yang merekam kondisi udara diselimuti debu pekat di sekitar pabrik aspal wilayah Kalikapas, Kecamatan LAMONGAN, Kabupaten LAMONGAN viral di media sosial, Jumat, 16 Oktober 2026.
Tayangan berdurasi singkat tersebut mendadak jadi sorotan tajam warganet serta memicu keresahan masyarakat setempat.
BACA JUGA:DPRD Lamongan Sidak 5 Pabrik Dolomit Paciran, Warga Keluhkan Polusi Debu
Berdasarkan pantauan, video tersebut memperlihatkan kepulan debu tebal membumbung tinggi dari area operasional pabrik. Angin kencang membuat material debu terbang bebas hingga masuk ke pemukiman dan mengotori rumah-rumah warga sekitar.

Mini kidi--
Seorang wanita paruh baya dalam video tersebut mengeluhkan bahwa polusi ini sudah melampaui batas toleransi. Selain debu yang menyesakkan, warga juga tersiksa oleh bau menyengat yang kerap muncul pada tengah malam saat masyarakat sedang beristirahat.
BACA JUGA:Terkepung Debu, 2.500 Warga Lamongan Terserang ISPA
Dampak buruk ini juga memukul sektor ekonomi lokal. Sejumlah pedagang yang membuka lapak di depan area pabrik mengeluhkan dagangan mereka yang terus-terusan terpapar debu, sehingga menurunkan omzet harian.
Melalui rekaman tersebut, warga secara terbuka meminta Bupati Lamongan dan DPRD Kabupaten Lamongan segera turun tangan menyelamatkan nasib rakyat kecil. Tak hanya masalah polusi, warga juga menyoroti perilaku buruk para sopir truk pabrik yang kerap parkir sembarangan dan membuang sampah di depan halaman rumah penduduk.
BACA JUGA:Polusi Debu Pabrik Dolomit Kepung Warga Lamongan, DLH Segera Cek Lapangan
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah awak media masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen pabrik aspal terkait serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan guna mendapatkan konfirmasi, klarifikasi, dan keberimbangan informasi atas keluhan operasional yang disampaikan oleh warga Kalikapas.(pul)
Sumber:








