iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Korban Arisan Meow Bertambah, 8 Orang Datangi Polda Jatim

Korban Arisan Meow Bertambah, 8 Orang Datangi Polda Jatim

Para korban Arisan Meow datangi Mapolda Jatim.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Sebanyak delapan korban dugaan penipuan modus arisan kembali mendatangi Mapolda Jatim untuk membuat laporan, Rabu, 14 Oktober 2026. Mereka berniat melaporkan Mourin Chienci Lintong, owner Arisan Meow.

Sri wahyuni (42) salah satu korban asal Surabaya mengatakan, sebanyak delapan korban yang mendatangi Mapolda Jatim itu mengalami total kerugian sebesar Rp1 milar lebih.

"Kemarin teman-teman sudah melaporkan tahap pertama, dan hari ini adalah laporan tambahan untuk korban-korban lainnya. Ada delapan korban hari ini, saya sendiri kena Rp350 juta," katanya.

BACA JUGA:Dana Arisan Meow Diduga Dipakai Buka Bisnis Spa, Polda Jatim Telusuri Aliran Uang Rp4,07 Miliar

Menurutnya, kerugian para korban bervariatif. Ada  yang Rp40 juta, ada yang Rp9 juta, ada yang Rp28,5 juta, ada yang Rp30 juta, dan ada yang sampai Rp300. Menurutnya, Mourin melakukan dugaan penipuan menggunakan modus arisan menurun.


Mini kidi--

"Jadi, peserta yang mengambil nomor atas membayar lebih mahal, sedangkan yang mengambil nomor bawah mendapatkan untung dari setoran nomor atas. Muter uangnya begitu," ungkapnya.

BACA JUGA:Kasus Arisan Meow Rugikan Korban Miliaran Rupiah, Polda Jatim: Proses Penyidikan

Rata-rata, korbannya adalah satu jejaring pertemanan. Perempuan yang akrab disapa Yeyen ini awalnya mengikuti arisan merasa lancar. Dia percaya hingga berjalan 1,5 tahun. Tapi dia merasakan arisan mulai goyah atau macet itu sejak Juni  2026.

"Kalau saya harusnya bulan ini dapat Rp470 juta, tapi tidak dapat dan hilang karena tidak ada itikad baik. Awalnya dikasih, tapi lama-lama macet, cicilan tidak ada, dan responnya sangat tidak baik—ditelepon atau di-WA tidak direspons," terangnya.

Sepengetahuan Yeyen, korban arisan ini diperkirakan mencapai kurang lebih 50 orang. Namun, sebagian korban ada yang tidak bersuara karena cicilannya kecil. Tetapi, yang mengikuti arisan dengan nominal besar ini seolah tidak dapat pertanggungjawaban dari Mourin.

BACA JUGA:8 Korban Rugi Rp 3,5 Miliar, Polda Jatim Pastikan Usut Tuntas Laporan Kasus Arisan Meow

"Jeleknya pelaku, saat kita nagih dengan nada kasar atau menuntut hak, dia malah mengancam tidak bakal dibayar dan bernada mengintimidasi," terangnya.


Gempur Rokok Illegal--

Sumber: