iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Dua Pekerja Tertimpa Tumpukan Besi di Ngagel, Satu Masih Dirawat Intensif

Dua Pekerja Tertimpa Tumpukan Besi di Ngagel, Satu Masih Dirawat Intensif

Petugas gabungan mengevakuasi korban.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Dua pekerja mengalami kecelakaan kerja setelah tertimpa tumpukan besi di Jalan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, SURABAYA, Selasa 13 Oktober 2026 sekitar pukul 09.22.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka masing-masing berinisial UA (27), asal Desa Ngaban, Tanggulangin, Sidoarjo, dan S (38), asal Kecamatan Labang, Sreseh, Sampang.

BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Polresta Malang Kota Dampingi Petani Panen Jagung di Cemorokandang

UA mengalami luka sobek pada kaki kanan, pembengkakan pada pergelangan kaki kiri, serta abrasi pada lutut kiri. Sementara itu, S mengalami pembengkakan pada kaki kanan.

Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, petugas BPBD bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan kerja tersebut.

BACA JUGA:Viral Dugaan Pelecehan Mahasiswa FH UPN Jatim, Kampus Panggil Dosen

"Kedua korban dalam kondisi sadar dan terjepit tumpukan besi. Petugas lalu melakukan penanganan awal," ujar Linda, Selasa 13 Oktober 2026.

Proses evakuasi melibatkan petugas BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, serta pekerja bengkel.


Mini kidi--

Petugas menggunakan alat hoist crane untuk mengangkat dan memindahkan tumpukan besi yang menjepit kedua korban.

"Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat hoist crane guna mengangkat atau memindahkan tumpukan besi," ungkapnya.

BACA JUGA:21 Penghuni Rehabilitasi Narkoba di Surabaya Kabur, Warga Sempat Mengira Hendak Tawuran

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa ke RSUD Dr Soetomo menggunakan Tim Gerak Cepat (TGC) Pusat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Jodi Satya membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan, satu korban diperbolehkan pulang, sedangkan satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sumber:

Berita Terkait