Libatkan 50.448 Murid dan 354 SMK, Servis Motor Gratis Jatim Sabet Rekor MURI
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil E Dardak memamerkan piagam rekor MURI melalui program servis sepeda motor gratis yang melibatkan puluhan ribu murid SMK dalam rangka HUT ke-81 Pemprov Jatim.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Program servis sepeda motor gratis Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan melibatkan 50.448 murid dari 354 SMK untuk memberikan layanan kepada masyarakat dalam rangka Hari Jadi ke-81 Jatim.
Penghargaan MURI diserahkan Senior Manager MURI Sri Widji Wahyuning Utami kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, saat upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Jatim di Gedung Negara Grahadi.

Mini kidi--
Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim per 7 Oktober 2026, program yang dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) tersebut melibatkan 50.448 murid dari 354 SMK. Kegiatan ini juga didukung 336 guru pendamping dan 314 teknisi dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Jumlah peserta dan sekolah yang terlibat melampaui target awal. Program tersebut semula menargetkan partisipasi 350 SMK dan layanan servis untuk 8.100 sepeda motor. Namun, jumlah kendaraan yang masuk dalam rencana servis mencapai 9.175 unit, terdiri atas 8.864 unit dalam rencana awal dan tambahan 311 unit.
BACA JUGA:Tinjau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Gubernur Khofifah Dorong Siswa SMK Siap Masuk Dunia Kerja
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, capaian tersebut membuktikan bahwa pendidikan vokasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Jawa Timur. Melalui program ini, murid SMK tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga menunjukkan kompetensi yang dimiliki melalui pelayanan langsung kepada masyarakat," ujar Aries.
Layanan servis meliputi penggantian oli, penyetelan mesin atau tune up, hingga pencucian sepeda motor secara gratis. Murid yang diterjunkan merupakan siswa pilihan dari masing-masing sekolah yang telah mendapatkan pembekalan praktik dan pengalaman praktik kerja industri (prakerin).
BACA JUGA:HUT Ke-81 Jawa Timur, 8.100 Motor Diservis Gratis dan 1.000 Guru Dapat Kacamata
Dalam pelaksanaannya, para murid mendapat pendampingan guru serta teknisi industri. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga belajar menerapkan kedisiplinan dan standar kerja yang dibutuhkan di dunia profesional.
Aries menegaskan, keterlibatan industri menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Karena itu, Dindik Jatim terus mendorong pengembangan teaching factory dan kelas industri di SMK sekaligus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Kerja sama tersebut mencakup penyelarasan kurikulum hingga peningkatan kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
BACA JUGA:Pimpin Upacara HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Soroti Kemiskinan Ekstrem dan Ketahanan Pangan
Sumber:








