iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Rehabilitasi Pesisir, TPS Siapkan 15.000 Bibit Mangrove

Rehabilitasi Pesisir, TPS Siapkan 15.000 Bibit Mangrove

PT TPS terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui program pembibitan dan penanaman 15 ribu mangrove bersama Kelompok Petani Mangrove Penggerak Konservasi Mandiri Lestari Sontoh Laut Surabaya untuk rehabilitasi kawasan pesisir.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - PT Terminal Petikemas SURABAYA (TPS) terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui program pembibitan dan penanaman mangrove. Pada 2026, TPS bersama Kelompok Petani mangrove Penggerak Konservasi Mandiri Lestari Sontoh Laut SURABAYA membudidayakan 15.000 bibit mangrove untuk rehabilitasi kawasan pesisir.

Bibit tersebut diperkirakan siap ditanam sekitar delapan bulan mendatang dan akan didistribusikan kepada berbagai pihak untuk mendukung penghijauan pesisir Surabaya.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan program konservasi mangrove yang dikembangkan sejak 2010 merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dan pelestarian ekosistem pesisir.

BACA JUGA:Arus Peti Kemas TPS September 2026 Tembus 122.876 TEUs, Sektor Ekspor Dominasi Pasar Internasional

Selain konservasi mangrove, TPS juga melakukan elektrifikasi peralatan bongkar muat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menekan emisi karbon dalam operasional terminal.


Mini kidi--

Berdasarkan pengukuran bersama Cempaka Foundation pada 2026, kawasan mangrove TPS memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan kondisi vegetasi yang baik dan padat. Kawasan tersebut juga berfungsi sebagai penyerap karbon alami.

BACA JUGA:Pelindo dan TPS Hadirkan Dua Container Scanner di Surabaya

“Program pembibitan 15.000 mangrove ini bukan sekadar kegiatan penanaman pohon, melainkan investasi lingkungan dan sosial yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Erika.


Gempur Rokok Illegal--

Program ini turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir melalui keterlibatan kelompok petani mangrove dalam pengadaan bibit, pemeliharaan, pembesaran, hingga penanaman.

Melalui program tersebut, TPS berharap rehabilitasi mangrove dapat memperluas kawasan hijau pesisir, mengurangi risiko abrasi, menjaga habitat biota laut, serta memperkuat upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.(rio)

Sumber: