iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Pemkab Jombang Buka TMMD Ke-130 Tahun 2026, Sasar Desa Klitih

Pemkab Jombang Buka TMMD Ke-130 Tahun 2026, Sasar Desa Klitih

Upacara pembukaan program TMMD ke-130 Kodim 0814 di Lapangan Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.(Muhammad Yusuf)--

JOMBANG, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) JOMBANG secara resmi membuka Progran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 0814/JOMBANG. 

Upacara pembukaan TMMD dilaksanakan di Lapangan Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Tema yang diangkat yakni TMMD Satuian Langkah, Membangun Negeri Dari Desa. 

TMMD ke-130 ini menyasar Desa Klitih, yang mana memiliki 14 dusun. Meliputi Dusun Klitih, Pojok, Tanggungan, Jabon, Tempuran, Tondowesi, Putuk, Delik, Tambak, Cepit, Waturumpit, Nampu, Papringan, dan Dusun Rapahombo.

BACA JUGA:Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Dandim Bojonegoro Raih Juara III Dansatgas Terbaik TMMD 129

Hadir dalam upacara yaitu Dandim 0814/Jombang, Letkol Kav. Dicky Prasojo, Kapolres Jombang, Dansatradar 405 Ploso, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, para staf ahli, asisten, dan OPD, Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Forkopimcam Kecamatan Plandaan, para kepala desa beserta perangkat desa, unsur TNI dan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-130, pimpinan bank dan ketua organisasi masyarakat. 


Mini kidi--

Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Zayid menerangkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang telah mencurahkan pengabdian, kerja keras, dan komitmen luar biasa dalam menyukseskan program TMMD. 

BACA JUGA:Tim Wasev Tinjau TMMD Ke-129 di Sampang, Pastikan Program Tepat Sasaran

"Program ini merupakan wujud sinergi dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya di kawasan perdesaan," terangnya, Selasa 13 Oktober 2026.

Salmanudin mengungkapkan, TMMD ke-130 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut mengandung penegasan bahwa pembangunan perlu berawal dari desa, melibatkan beragam unsur, dan berlandaskan kebutuhan masyarakat. 

"Dengan pendekatan tersebut, pembangunan perdesaan diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan kesejahteraan warga terus meningkat," ungkapnya. 

BACA JUGA:Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolres Lamongan Tinjau Yonif TP 887 dan Lokasi TMMD Ngimbang

Salmanudin memaparkan, TMMD merupakan salah satu pelaksanaan tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, TMMD turut mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

"Saya berharap seluruh sasaran TMMD ke-130 dapat diselesaikan sesuai rencana, dengan tetap menjaga mutu pekerjaan agar hasilnya memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam jangka panjang," paparnya. 

Sumber: