iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Jangan Langsung Dibuang, Ini Cara Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Jangan Langsung Dibuang, Ini Cara Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Ilustrasi memperbaiki barang lama sebagai upaya mengurangi sampah rumah tangga dan memperpanjang masa pakai barang.--Artificial Intelligence (AI)

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Kebiasaan memperbaiki barang lama menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi sampah rumah tangga, memperpanjang masa pakai barang, dan menghemat pengeluaran di tengah meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan.

Barang yang rusak atau mengalami penurunan fungsi tidak selalu harus langsung dibuang. 


Mini kidi--

Dengan perbaikan yang sesuai, berbagai barang masih dapat digunakan kembali dan memiliki masa pakai lebih panjang.

BACA JUGA:Kulit Pisang Sering Dianggap Sampah, Ini Berbagai Cara untuk Memanfaatkannya

Kebiasaan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjahit pakaian yang robek, memperbaiki perabot rumah tangga, hingga mengganti komponen kecil pada barang yang masih layak digunakan.

Perkembangan gaya hidup modern membuat masyarakat semakin mudah membeli barang baru ketika barang lama mengalami kerusakan. 

BACA JUGA:Buntut Aksi Buang Sampah ke Laut, DLH Surabaya Turun ke Pesisir Kenjeran

Namun, kebiasaan tersebut berpotensi meningkatkan jumlah sampah apabila barang yang masih bisa diperbaiki langsung dibuang.

Memperbaiki barang menjadi alternatif yang lebih bijak karena membantu mengurangi barang terbuang. 

Selain itu, kebiasaan ini mendorong masyarakat untuk lebih menghargai barang yang dimiliki dan mempertimbangkan kebutuhan sebelum membeli barang baru.

Rumah tangga dapat menjadi titik awal perubahan dalam pengelolaan sampah. 

BACA JUGA:Lima Tips Sederhana dan Efektif Atasi Bau Tak Sedap pada Tempat Sampah di Rumah

Pakaian yang rusak dapat dijahit kembali, kursi yang mengalami kerusakan ringan dapat diperbaiki, sedangkan wadah penyimpanan yang masih layak dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain.

Sumber: