10 Bangunan Liar Dibongkar, KAI Daop 9 Jember Tertibkan Aset Stasiun Pasuruan
Proses pembongkaran bangli di kawasan Stasiun Pasuruan menggunakan alat berat.--
PASURUAN, MEMORANDUM.CO.ID – KAI Daop 9 Jember membongkar 10 bangunan tidak terpakai di sisi barat kawasan Stasiun Pasuruan, Selasa 6 Oktober 2026. Tindakan itu sebagai langkah awal penataan dan sterilisasi aset perkeretaapian.
Penataan tersebut bertujuan menjaga aset tetap aman dan tertib sekaligus mencegah penyalahgunaan area oleh pihak yang tidak berkepentingan.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro menjelaskan, penertiban menyasar sekitar 10 bangunan tidak aktif dengan total luas mencapai 300 meter persegi.
"Pembongkaran ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi terhadap bangunan yang sudah tidak terpakai. Kami ingin memastikan bangunan maupun area tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berkepentingan," ujar Cahyo, Rabu 7 Oktober 2026.

Mini kidi--
Dalam pelaksanaannya, KAI mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator serta berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.
Sebanyak 50 personel gabungan yang terdiri dari petugas internal KAI, unsur TNI, Polri, serta jajaran Pemerintah Kota Pasuruan diterjunkan untuk memastikan proses pembongkaran berjalan aman dan kondusif.
Cahyo menambahkan, setelah pembongkaran rampung, KAI akan melanjutkan pengamanan dengan membangun pagar di sekeliling area tersebut.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan batas yang jelas sekaligus mencegah penggunaan lahan tanpa hak di kemudian hari.
"Kita bongkar dahulu bangunan yang tidak terpakai, kemudian dilanjutkan dengan pemagaran untuk menjaga keamanan. Ini juga sebagai langkah antisipasi agar area tersebut tidak kembali digunakan tanpa hak," tegasnya.
BACA JUGA:Dampak Erupsi Anak Krakatau Tak Surutkan Langkah, 78 Ribu Penumpang Tumpah Ruah di Daop 9 Jember
Penataan kawasan Stasiun Pasuruan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan kawasan stasiun yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jasa kereta api.

Gempur Rokok Illegal--
Terkait rencana pembangunan atau pengembangan lanjutan di lokasi tersebut, KAI masih menunggu tahapan berikutnya. Saat ini, fokus perusahaan dipusatkan pada sterilisasi bangunan tidak terpakai serta pengamanan fisik aset lahan.
Sumber:








