Jelang Hadapi Madura United, Pelatih Persik Optimistis Amankan Poin Penuh
Pelatih Persik Marcos Reina Torres memimpin latihan anak asuhnya--
KEDIRI, MEMORANDUM.CO.ID - Persik KEDIRI menatap laga kandang kontra Madura United dengan kepercayaan diri tinggi. Hal ini disampaikan oleh sang pelatih, Marcos Reina Torres, Rabu 7 Oktober 2026.
Meski sang lawan datang membawa modal tren positif, pelatih Macan Putih, Marcos Reina Torres, optimistis anak asuhnya mampu mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Duel sengit Derby Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Jumat 9 Oktober 2026 mendatang.
BACA JUGA:Jeda Kompetisi, Persik Kediri Rekrut Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola
Madura United datang dengan rekor impresif usai menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan. Marcos mengakui ketangguhan Laskar Sapeh Kerrab, namun menegaskan skuadnya tak sedikit pun gentar.

Mini kidi--
"Mereka tim yang bagus. Tidak mungkin sebuah tim bisa menang tiga kali berturut-turut kalau bukan tim berkualitas. Itulah sebabnya kami harus tampil sangat fokus," ujar Marcos kepada awak media.
BACA JUGA:Arema FC Waspadai Serangan Balik Persik Kediri, Ketajaman Jose Enrique Jadi Sorotan
Juru taktik asal Spanyol itu menegaskan, seluruh anggota tim memiliki keyakinan kuat terhadap kemampuan skuad dan skema permainan yang telah disiapkan. Persik Kediri dinilainya siap meladeni segala ancaman yang berpotensi dihadirkan tim tamu.
"Kami percaya pada diri sendiri, percaya pada pemain, serta cara kami bertanding. Kami sudah menyiapkan strategi terbaik dan punya keyakinan penuh untuk memenangi pertandingan ini. Kami percaya bisa mengalahkan siapa pun di kompetisi ini, termasuk Madura United," tegasnya.
Meski fokus pada kolektivitas tim lawan, Marcos tak menampik ada beberapa pilar Madura United yang mendapat perhatian khusus. Nama-nama seperti Danilo Santacruz, Hugo Gomes (Jaja), hingga Gali Freitas dinilai memiliki kualitas individu yang dapat mengubah jalannya laga.

Gempur Rokok Illegal--
Namun, ia enggan anak asuhnya hanya terpaku pada pergerakan satu atau dua pemain saja. Menurutnya, pemahaman menyeluruh terhadap skema permainan lawan menjadi kunci utama untuk mematikan pergerakan Madura United.
"Kami tahu kualitas individu mereka. Namun, kami melihat mereka sebagai satu kesatuan tim dan mempelajari pola permainan mereka dengan detail. Kami akan menyiapkan game plan terbaik untuk mengamankan poin penuh," pungkas Marcos.(roh/fai)
Sumber:









