iklan umroh banner
iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Tiga Korban Ledakan San Antonio Surabaya Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Tiga Korban Ledakan San Antonio Surabaya Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Ilustrasi korban ledakan San Antonio yang dirujuk ke RSUD Dr Soetomo setelah sebelumnya mendapat perawatan di rumah sakit lain.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Tiga korban ledakan di Perumahan San Antonio, Surabaya, dirujuk ke IGD RSUD Dr Soetomo, Karang Menjangan, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, Selasa 6 Oktober 2026.

Ketiga korban sebelumnya menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami luka akibat ledakan. Mereka kemudian dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.

BACA JUGA:Barang Bukti Ledakan Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Dibawa ke Labfor Polda Jatim

Plh IGD RSUD Dr Soetomo, dr Made Walmiky Budi membenarkan adanya korban ledakan yang mendapat penanganan di IGD RSUD Dr Soetomo.

"Benar, sejauh ini ada tiga korban ledakan yang masuk di IGD RSDS," ujar Made, Selasa 6 Oktober 2026.


Mini kidi--

Made mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi internal dengan unit kerja terkait untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi masing-masing korban.

"Masih kami koordinasikan internal, masih kami koordinasikan ke unit kerja untuk kondisi ter-update," imbuhnya.

Sebelumnya, tercatat lima orang mengalami luka akibat ledakan tersebut. Mereka menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Surabaya, di antaranya RS Haji dan RS Mitra Keluarga.

Kelima korban mengalami luka berbeda, mulai dari luka bakar hingga luka robek. Eky (27), warga Sedati Green Santosa, mengalami luka bakar pada kedua lengannya.

BACA JUGA:Hari Pertama Kerja Berujung Petaka, Wajah Sofyan Terbakar Ledakan Gas di San Antonio

Kemudian Windy Pratama (30), warga Jalan Ploso 1, mengalami luka bakar pada tangan kanan dan wajah. Korban lainnya, Kholifa (27), mengalami luka robek pada lutut kanan serta luka bakar pada siku dan rambut.

Sementara Moch Syofan (19), warga Wonokusumo Jaya, mengalami luka bakar di bagian kening. Sedangkan Liutami Matul Khoiriyah (23), warga Cumpat, mengalami luka bakar pada wajah, leher, kedua tangan, dan paha.


Gempur Rokok Illegal--

Sumber: