iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Warga Ngunut Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Dua Residivis Ditangkap

Warga Ngunut Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Dua Residivis Ditangkap

Kedua pelaku curanmor--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.CO.ID - Aksi dua pria mencuri motor di halaman rumah warga Desa / Kecamatan Ngunut gagal dan berujung apes. Sebab keduanya kepergok korban saat hendak membawa kabur motor Honda Scoopy pada Senin 5 Oktober 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Berawal ketika korban SA (46), baru pulang bekerja di warung penyetan memarkir motor di halaman rumahnya. Pintu pagar kemudian ditutup dan dikunci menggunakan gembok sebelum korban beristirahat.

Namun, saat tengah malam, korban mendengar suara dari arah pagar. Ketika melihat melalui celah pintu, korban mendapati dua orang berada di sekitar rumah.

BACA JUGA:KAI Kecam Aksi Peletakan Batu di Rel Sumbergempol–Ngunut, 2 Perjalanan Kereta Terganggu

Salah seorang pelaku masuk ke halaman setelah merusak gembok pagar. Sementara rekannya, menunggu di jalan di atas sepeda motor.


Mini kidi--

Pelaku kemudian mengambil Honda Scoopy warna merah cokelat milik korban. Motor tersebut didorong dengan cara berjalan mundur menuju jalan.

BACA JUGA:Nenek Ngunut Ditemukan Membusuk di Saluran Air, Bantal Jadi Petunjuk Identitasnya

Korban yang mengetahui aksi tersebut langsung keluar rumah dan berteriak maling. Panik, pelaku kemudian meninggalkan motor dan berusaha kabur menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan rekannya.

Korban tak tinggal diam. Ia menarik kendaraan yang hendak kabur tersebut hingga salah satu pelaku yang dibonceng terjatuh dan berhasil ditangkap.

Rekannya sempat kembali untuk membantu. Bahkan, pelaku tersebut menabrak korban. Namun korban tetap berusaha mempertahankan pelaku hingga akhirnya petugas Polsek Ngunut bersama warga datang dan mengamankan keduanya.

BACA JUGA:Satgas Pangan Turun ke Pasar Ngunut, Stok Aman, Polisi Pastikan Tak Ada Penimbunan Saat Ramadan

Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto.

Nanang menyebut , kasus ini masih ditangani oleh pihak kepolisian.

Sumber: