Kapolri Suyudi Ario Seto Tegaskan TNI-Polri Solid dan Bersinergi untuk Negeri
Kapolri Suyudi Ario Seto menyampaikan HUT ke-81 TNI di akun instagram pribadinya @suyudiarioseto.official.-Spripimpolri-
JAKARTA, MEMORANDUM.CO.ID - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan ucapan peringatan HUT Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
BACA JUGA:Tagline “Polisi Bersama Masyarakat“, Komitmen Baru Polri Perkuat Pelayanan Publik
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @suyudiarioseto.official, yang dilihat di Jakarta, Senin, Suyudi mengatakan TNI dan Polri memiliki tujuan yang sama meski berbeda seragam dan medan tugas.
BACA JUGA:Densus 88 Polri Ungkap Fakta Penangkapan 11 Teroris, Digembleng Fisik hingga Menembak
“Ketika negeri membutuhkan, kita hadir bersama, saling menguatkan, menjaga, dan melindungi. TNI-Polri bersama rakyat melangkah dalam satu tekad untuk Indonesia,” katanya.
BACA JUGA:Prabowo Dorong Bakom RI Perkuat Komunikasi Dua Arah, Dengarkan Kritik dari Masyarakat
Suyudi juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT Ke-81 TNI. Ia berharap TNI semakin kuat, profesional, dan selalu bersama rakyat dalam menjalankan pengabdian untuk Indonesia.
“TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. TNI-Polri solid, bersinergi untuk negeri,” katanya.

Mini kidi--
Peringatan HUT Ke-81 TNI digelar melalui upacara di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin pagi. Upacara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, dan sejumlah tokoh lainnya.
BACA JUGA:Komisi E DPRD Jatim Kawal Putusan MK hingga Jaminan Pesangon Buruh
Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo juga tampak hadir dalam upacara tersebut. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI.
Satuan tersebut terdiri atas enam kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga Batalyon Bantuan Tempur.
TNI Angkatan Laut juga menambah satu brigade dan empat batalyon Marinir. Sementara TNI Angkatan Udara menambah 10 satuan, mulai dari Divisi II Pasukan Gerak Cepat hingga satuan radar.(*/fdn)
Sumber:










