iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Capaian 100 Persen, Polres Ngawi Percepat Pembentukan Agen Perlinsos

Capaian 100 Persen, Polres Ngawi Percepat Pembentukan Agen Perlinsos

Polres Ngawi terus mendorong percepatan pembentukan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) --

NGAWI, MEMORANDUM.CO.ID -Polres Ngawi terus mendorong percepatan pembentukan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan program perlindungan Sosial bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi.

Berdasarkan data terbaru, dari total 217 desa/kelurahan, sebanyak 217 desa/kelurahan telah memiliki Agen Perlinsos, dengan capaian keseluruhan mencapai 100 persen.


Mini kidi--

Capaian tersebut tersebar di 19 Polsek jajaran, yakni Polsek Pitu, Pangkur, Gerih, Widodaren, Paron, Kwadungan, Kendal, Karangjati, Ngrambe, Karanganyar, Bringin, Sine, Padas, Geneng, Mantingan, Kasreman, Kedunggalar, Jogorogo dan Ngawi.

BACA JUGA:Satresnarkoba Polres Ngawi Amankan Pemuda Karangjati, Ratusan Pil Dobel L Disita

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus dipertahankan, hingga seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Ngawi memiliki Agen Perlinsos.

“Capaian 100 persen ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Namun, kita tidak berhenti di angka tersebut, harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pendampingan, sehingga seluruh desa dan kelurahan dapat terjangkau secara optimal,” tegas Kapolres, Sabtu, 3 Oktober 2026.

BACA JUGA:Gagal Berangkatkan 17 Jamaah Umrah: Uang Rp546,5 Juta Digelapkan, Polres Ngawi Amankan Satu Pelaku

Menurutnya, keberadaan Agen Perlinsos di tingkat desa/kelurahan diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan pendampingan dalam pelaksanaan program perlindungan sosial, sekaligus membantu memastikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara tepat dan optimal.


Gempur Rokok Illegal--

Kapolres juga meminta jajaran untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi, mengidentifikasi kendala di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan dan stakeholder terkait.

“Semangatnya adalah hadir, mendampingi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (ris/dik).

Sumber:

Berita Terkait