Ancaman Kelangkaan Mengintai! Satgas Pangan Jember Gerak Cepat Gempur Pasar dan Ritel Modern
Kanit Pidter Satgas Pangan Polres Jember, IPTU Hari Sasongko, Kawal Sidak Pasar Tanjung jember.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - ​Guna membendung gejolak pangan yang kian meresahkan, Satgas Pangan Polres Jember bersama tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) berskala besar.
Langkah dramatis ini diambil demi mengawal ketat stabilitas harga dan memastikan pasokan beras tidak lenyap di pasaran. Sidak marathon tersebut menyasar dua titik vital: Pasar Tradisional Tanjung dan pusat perbelanjaan modern Lippo Mall Jember, Selasa, 29 September 2026.
BACA JUGA:Imbas Krisis BBM Memanas, Pemkab Jember Ambil Langkah Darurat, Pegawai WFH dan Pelajar Dirumahkan
​Di tengah riuk rendah Pasar Tanjung, petugas menyisir lapak-lapak pedagang besar, seperti UD Utama Sari dan UD Sumber Pangan Barokah. Hasil pemeriksaan menunjukkan harga beras premium bertahan di angka Rp14.900 per kilogram, sementara beras SPHP dipatok Rp11.800 per kilogram.
​Pemandangan serupa terlihat di Lippo Mall Jember. Berbagai merek beras premium ternama—seperti Punokawan, Be Food Setra Ramos, dan Santap—dijual seharga Rp14.900 per kilogram. Adapun beras SPHP menembus angka Rp12.500 per kilogram.

Mini kidi--
​Meski petugas memastikan tidak ada permainan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), sinyal bahaya justru datang dari ketersediaan stok. Di sejumlah ritel modern, keberadaan beras medium kian langka dan sulit didapat.
​Kondisi yang jauh lebih mengkhawatirkan melanda pasar tradisional. Pasokan beras premium dilaporkan kian menipis, bahkan beberapa toko terpaksa gigit jari karena stoknya benar-benar ludes terjual. Kelangkaan mendadak ini dipicu oleh lonjakan tajam harga gabah di tingkat petani yang melambungkan biaya produksi beras secara drastis.
BACA JUGA:Kisah Santri Nuris Jember Belajar Peduli, Hilangkan Rasa Takut demi Selamatkan Nyawa
​Menanggapi fenomena mencekam tersebut, Kanit Pidter Satgas Pangan Polres Jember, Iptu Hari Sasongko—mewakili Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H.—menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan siap memasang mata 24 jam.
​“Kami terus mengawal ketat pergerakan harga dan ketersediaan stok secara berkala. Kami peringatkan dengan keras kepada para pedagang dan pelaku usaha agar mematuhi aturan HET! Jangan coba-coba mempermainkan harga di tengah situasi ini,” tegas Iptu Hari dengan nada mantap.

Gempur Rokok Illegal--
​Guna mencegah kekacauan pasokan dan lonjakan harga liar, Satgas Pangan Polres Jember langsung memperketat benteng koordinasi bersama pengelola pasar, pengusaha ritel modern, hingga dinas terkait.
​Tak hanya itu, seruan keras juga ditujukan kepada para petani gabah agar tetap menjaga keharmonisan harga gabah. Langkah ini dinilai vital demi menahan gelombang kenaikan harga dari hulu ke hilir agar rantai pasok pangan tak berujung krisis. (edy)
Sumber:








