Hari Kereta Api Ke-81, Khofifah Soroti Keselamatan di 999 Perlintasan Sebidang
Dalam momentum peringatan Hari Kereta Api Nasional ke-81, Gubernur Khofifah Indar Parawansa soroti keselamatan dan kualitas pelayanan perkeretaapian di Jatim.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong peningkatan pelayanan dan keselamatan perkeretaapian di Jatim pada momentum Hari Kereta Api Nasional ke-81, Senin, 28 September 2026.
Saat ini, jaringan kereta api di Jatim mencapai 1.525 kilometer dengan 123 stasiun dan 138 perjalanan setiap hari. Dari total jalur tersebut, 910 kilometer aktif dan 615 kilometer nonaktif.
BACA JUGA:Pria 63 Tahun Tewas Disambar Kereta Api di Perlintasan Sukomanunggal Surabaya
Khofifah menilai kereta api semakin penting sebagai penghubung aktivitas masyarakat, mulai ekonomi, pendidikan hingga pariwisata.

Mini kidi--
"Mari terus meningkatkan pelayanan agar setiap perjalanan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujar Khofifah.
BACA JUGA:Kereta Api Wijaya Kusuma Tabrak Sedan Mogok hingga Terseret 1 Kilometer di Bangsalsari Jember
Perhatian khusus diberikan pada keselamatan perlintasan sebidang. Data Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya mencatat ada 999 perlintasan sebidang di Jatim. Sebanyak 916 telah terdaftar, tetapi 182 di antaranya tidak dijaga.
Khofifah menyebut penguatan keselamatan juga dilakukan melalui pembangunan 132 palang pintu dan pos jaga di 22 kabupaten/kota sepanjang 2023–2025.
BACA JUGA:Libur Panjang HUT Kemerdekaan, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Tembus 6.447 Orang
Selain itu, pengembangan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) berbasis kereta rel listrik turut diarahkan untuk meningkatkan layanan sekaligus keselamatan. Pada fase 1A, proyek mencakup jalur Sidoarjo–Gubeng dan Depo Sidotopo sepanjang sekitar 30 kilometer.

Gempur Rokok Illegal--
"Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap pengembangan layanan kereta api," tukasnya.
Khofifah juga mengajak masyarakat disiplin di perlintasan serta mendorong integrasi kereta api dengan moda transportasi umum lainnya agar perjalanan masyarakat semakin mudah.(ain)
Sumber:







