pupuk
iklan ulta memorandum

Polresta Malang dan Pemkot Ajak Masyarakat Lestarikan Osob Kiwalan

Polresta Malang dan Pemkot Ajak Masyarakat Lestarikan Osob Kiwalan

Pelaksanaan Jaga Khas dan Sejarah Malangan, Polresta Malang dan Pemkot Lestarikan Osob Kiwalan.--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Polresta MALANG Kota mengajak warga melestarikan Boso Walikan atau Osob Kiwalan, bahasa khas MALANG, menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat, Senin, 28 September 2026.

Melalui Temu Budaya Ngalam Hebak, kegiatan digelar Polresta Malang Kota bersama Pemerintah Kota Malang, akademisi, elemen masyarakat, dan penggiat Budaya di Sanggar Sasana Krida Budaya, Kelurahan Rampal Celaket.

BACA JUGA:Aksi Humanis Dokkes Polresta Malang Kota pada Unjuk Rasa Hari Tani

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi mengatakan, pelestarian Osob Kiwalan bagian menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki. Mengingat, bahasa tersebut memiliki karakter yang membedakan Malang dengan daerah lain.


Mini kidi--

"Osob Kiwalan sudah menjadi identitas dan ciri khas Kota Malang. Kita perlu menjaga, melestarikan, dan terus mengenalkannya kepada masyarakat," terang Danang.

BACA JUGA:Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polresta Malang Kota Pilih Makan Bersama Ojol

Pelestarian budaya dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama agar nilai kebersamaan dan karakter masyarakat Malangan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

"Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi. Ini gerakan bersama untuk merawat identitas, kebersamaan, dan nilai-nilai baik Kota Malang," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah Polresta Malang Kota yang ikut mendorong pelestarian Osob Kiwalan.

BACA JUGA:Viral Pria Masuk Kolong Mobil di Parkiran MOG, Polsek Klojen dan Polresta Malang Kota Turun Tangan

Ia menilai gerakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah. Melalui semangat Malang Mbois Berkelas, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal.


Gempur Rokok Illegal--

"Osob Kiwalan merupakan kearifan lokal yang unik. Menjadi bagian dari kekompakan masyarakat Malangan. Tradisi ini harus terus dijaga agar tidak hilang," terang Wahyu.

Sumber: