pupuk
iklan ulta memorandum

Polres Lamongan Edukasi Pelajar Waspadai Kenakalan Remaja

Polres Lamongan Edukasi Pelajar Waspadai Kenakalan Remaja

Anggota Polres Lamongan memberikan pemahaman Artificial Intelligence (AI) ke pelajar yang ketat di sekolah--

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID  – Polres Lamongan bergerak serentak menyasar ratusan pelajar di dua sekolah berbeda untuk mengantisipasi dampak negatif teknologi dan penyakit sosial remaja pada Jumat 25 September 2026.
Langkah agresif ini memicu respons positif sekaligus tantangan besar bagi dunia pendidikan di Lamongan. Di SMKN 1 Lamongan, sebanyak 350 siswa "dikepung" oleh dua tim pemateri Polres Lamongan sejak pukul 07.15 WIB. Mereka dicekoki pemahaman kritis terkait Artificial Intelligence (AI) melalui skema pretest dan posttest yang ketat.
Di saat bersamaan, Polsek Sambeng yang dipimpin IPTU Ridwan Hariyanto menyerbu SMPN 1 Sambeng. Di hadapan 200 siswa dan Kepala Sekolah Karnadi, S.Pd., M.Pd., polisi menguliti habis akar masalah kenakalan remaja yang kian mengancam generasi muda.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa edukasi dini ini adalah harga mati untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
“Kami mengajak para siswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk AI, secara bijak dan bertanggung jawab, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar IPDA Hamzaid tegas.
Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik namun mengingatkan pentingnya konsistensi dari aparat. Perwakilan guru SMKN 1 Lamongan menyatakan bahwa literasi digital seperti AI tidak cukup hanya dengan satu kali sosialisasi, melainkan butuh pendampingan hukum yang berkelanjutan agar siswa tidak salah langkah di dunia maya.

Sumber: