Pengeroyokan Warkop Pradah Surabaya Berakhir Damai, Tiga Pemuda Minta Maaf
Polsek Dukuh Pakis memediasi kasus penyerangan warkop dengan mempertemukan korban dan ketiga terduga pelaku.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Tiga pemuda diduga menyerang Warkop Bang Jalil, Central PKL Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya, Rabu 23 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB hingga menyebabkan Jakiyo mengalami luka memar di bagian punggung.
Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial JRR, SGP, dan FY. Sementara Jakiyo merupakan warga Pradah Kali Kendal yang berada di lokasi saat penyerangan terjadi.
BACA JUGA:Mabuk, Pemuda Timur Serang Warkop di Pradah Surabaya
Pemilik warkop, Jali, mengatakan situasi awalnya berjalan normal sebelum tiga orang datang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio J. Ketiganya kemudian diduga marah-marah dan mencari keributan.
“Mereka dalam kondisi mabuk. Sebelumnya, mereka sudah lewat di depan warung, kemudian putar balik dan melawan arus sebelum berhenti di warung saya. Mereka bilang, ‘Kau yang maki saya, ya?’ Intinya mereka mencari keributan. Anak-anak yang sedang ngopi bahkan sampai ditarik bajunya,” katanya.

Mini kidi--
Setelah kejadian tersebut, persoalan kemudian ditangani Polsek Dukuh Pakis. Polisi mempertemukan korban dengan ketiga terduga pelaku untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Masdawati Saragih mengatakan mediasi digelar di lobi Mapolsek Dukuh Pakis sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis 24 September 2026.
“Mediasi digelar di lobi Mapolsek Dukuh Pakis, Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Sementara peristiwanya terjadi pada Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB,” katanya, Jumat 25 September 2026.
Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Iptu Wahyu ZN menambahkan, dalam mediasi tersebut, pihak terduga pelaku menyampaikan permohonan maaf kepada Jakiyo sebagai bentuk iktikad baik.
“Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan tidak menyimpan dendam. Mereka juga sepakat persoalan tersebut tidak dilanjutkan ke proses pengadilan,” tambahnya.
BACA JUGA:Bawa Kabur 2 Motor Pemilik Kos di Pradah Kalikendal, Pelaku Diduga Spesialis
JRR juga menyampaikan permohonan maaf kepada Jakiyo dan masyarakat Surabaya atas kejadian tersebut.
“Di sini saya menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Jakiyo dan masyarakat Surabaya atas kejadian pada 23 September 2026,” ucapnya.
Sumber:








