Pelaku Curanmor Dihakimi Warga di Jalan Arjuno Ternyata Baru Tiga Minggu bebas
Personel Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berupaya mengevakuasi terduga pelaku curnamor yang jadi sasaran aksi massa di Jalan Arjuno.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Junaedi dan Khoirul, ditangkap setelah tepergok mencuri Honda Vario di parkiran showroom mobil Jalan Arjuno 155, Surabaya, Kamis 24 September 2026.
Kedua warga Sampang, Madura, tersebut diamankan sekuriti dan warga setelah aksinya diketahui saat hendak membawa kabur motor milik Ramzi (22), warga Wonorejo, Rungkut.
BACA JUGA:Dua Bandit Tepergok Curi Honda Vario di Parkiran Showroom, Sontak Jadi Bulan-Bulanan Warga Surabaya
Sekuriti showroom, Jayanto, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua pelaku merupakan residivis kasus serupa.

Mini kidi--
Salah satunya, Khoirul, disebut baru keluar dari penjara sekitar tiga minggu sebelum kembali ditangkap.
“Salah satu pelaku, Khoirul, katanya baru keluar dari penjara sekitar tiga minggu lalu,” kata Jayanto.
Informasinya, Junaedi dan Khoirul berangkat dari Madura dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario. Keduanya kemudian berkeliling mencari sasaran di wilayah Surabaya.
Setibanya di lokasi, keduanya menyasar Honda Vario milik Ramzi yang diparkir di area showroom. Saat hendak membawa kabur motor tersebut, aksi mereka tepergok sekuriti.
Kedua pelaku berusaha melarikan diri, tetapi sekuriti bersama warga melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan keduanya.
BACA JUGA:Beraksi di 15 Lokasi, Sindikat Curanmor Sidokapasan Surabaya Dibekuk Polisi
Sebelum diserahkan kepada anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Junaedi dan Khoirul sempat menjadi sasaran amukan massa yang geram melihat aksi pencurian tersebut.
Sementara itu, Ramzi mengaku saat kejadian sedang berada di lantai atas showroom untuk keperluan syuting trailer. Motor Honda Vario miliknya diparkir di bagian bawah.
“Saya diberi tahu teman kalau ada maling di bawah. Saya turun dan ternyata motor saya yang dicuri,” ungkap Ramzi.

Gempur Rokok Illegal--
Ramzi mengatakan motor tersebut memang tidak dikunci setang karena akan mudah dipindahkan ketika diperlukan.
Kedua pelaku kemudian diserahkan kepada polisi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Sumber:







