iklan ulta memorandum

425 Warga Surabaya Raih Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Gubeng Terbanyak

425 Warga Surabaya Raih Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Gubeng Terbanyak

Sebanyak 425 pendonor darah sukarela Surabaya menerima penghargaan setelah mendonorkan darah sebanyak 50 kali.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota SURABAYA bersama Palang Merah Indonesia Kota SURABAYA memberikan penghargaan kepada 425 Donor Darah Sukarela yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali dalam peringatan Hari Palang Merah Indonesia ke-81 di Gedung Sawunggaling, Kamis 17 September 2026.

Dari 425 pendonor yang menerima penghargaan, sebanyak 397 merupakan laki-laki dan 28 perempuan.

BACA JUGA:Warga Jember Antusias Donor Darah Sambut HUT PMI Ke-81

Kecamatan Gubeng menjadi wilayah dengan jumlah penerima penghargaan terbanyak, yakni 29 pendonor.

Sementara itu, dua penerima penghargaan tercatat memiliki golongan darah rhesus negatif.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi atas konsistensi para pendonor, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA:PMI Jember dan Palang Merah Jepang Gandeng Warga Pesisir Puger Gelar Simulasi Evakuasi Mandiri Tsunami

"Lima puluh kali donor bukanlah sesuatu yang sederhana. Di balik setiap kali donor, ada waktu yang diluangkan, ada kepedulian yang dijaga, dan ada komitmen untuk membantu sesama," kata Lilik.


Mini kidi--

Menurutnya, aksi donor darah merupakan bentuk nyata kemanusiaan yang dapat dilakukan masyarakat tanpa harus menunggu melakukan sesuatu yang besar karena darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

"Kita menolong bukan karena mengenal siapa yang ditolong. Kita menolong karena kita tahu, suatu saat siapa pun dari kita bisa berada di posisi yang membutuhkan pertolongan," ujarnya.

Lilik menyebut semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Palang Merah Indonesia ke-81, yakni "Peduli, Bergerak, Bersama".

Peduli dimaknai sebagai kehadiran untuk membantu sesama, bergerak dengan mewujudkan kepedulian dalam tindakan nyata, serta bersama-sama karena kemanusiaan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Ia berharap donor darah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan terus tumbuh menjadi budaya kepedulian di tengah masyarakat Surabaya.

Sumber: