pupuk
iklan ulta memorandum

Antrean BBM Mereda, Pertamina Ungkap Biang Kerok Distribusi di Tapal Kuda

Antrean BBM Mereda, Pertamina Ungkap Biang Kerok Distribusi di Tapal Kuda

Kondisi SPBU di kawasan Tapal Kuda yang tampak mulai terurai tidak ada antrean.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi mulai mereda. Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut kembali berjalan normal.

Pertamina menyebut gangguan distribusi yang terjadi pada pekan lalu bukan disebabkan oleh persoalan ketersediaan stok, melainkan terkendala akses transportasi.

Kemacetan parah di jalur Ketapang–Banyuwangi menjadi salah satu faktor utama yang menghambat mobil tangki mengirimkan BBM dari Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi menuju sejumlah SPBU.

BACA JUGA:Warga Jember Bernapas Lega, BPH Migas Pastikan Stok BBM Terjaga

Antrean kendaraan di kawasan tersebut bahkan sempat mencapai sekitar 12 kilometer. Kondisi ini membuat waktu tempuh mobil tangki membengkak sehingga sebagian pengiriman BBM mengalami keterlambatan, terutama untuk jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax.


Mini kidi--

Situasi tersebut kemudian diperparah oleh meningkatnya konsumsi masyarakat. Kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM membuat sebagian warga membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Akibatnya, kebutuhan gasoline di sejumlah SPBU ikut melonjak.

BACA JUGA:Imbas Krisis BBM Memanas, Pemkab Jember Ambil Langkah Darurat, Pegawai WFH dan Pelajar Dirumahkan

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengatakan, Pertamina telah melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga pasokan tetap tersedia di tengah kendala distribusi.

"Kami memahami adanya antrean yang sempat terjadi di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh hambatan akses distribusi akibat kemacetan di jalur Ketapang–Banyuwangi," ujar Ahad, dari keterangannya kepada Memorandum, Jumat, 18 September 2026.

Pertamina memastikan kondisi kembali normal setelah arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Ketapang berangsur lancar. Penyaluran BBM ke SPBU juga terus dipantau untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat.


Gempur Rokok Illegal--

Pertamina mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Konsumen diminta membeli sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh kekhawatiran yang dapat memicu panic buying.

"Karena itu, kami Pertamina terus melakukan penguatan distribusi dan penyesuaian pengiriman untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi. Serta memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat," pungkasnya.(ain)

Sumber:

Berita Terkait