Ledakan Pabrik Blesscon Lamongan Tewaskan 1 Pekerja, 6 Luka Bakar
Satreskirm Polres Lamongan mengolah TKP ledakan di pabrik bata ringan yang mengakibatkan satu pekerjanya tewas.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ledakan mengguncang pabrik bata ringan Blesscon milik PT Superior Prima Sukses di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Kamis 17 September 2026. Insiden itu menewaskan satu pekerja dan menyebabkan enam lainnya mengalami luka bakar.
Korban tewas teridentifikasi sebagai M. Sharul Fahni (25), warga Dusun Gerdu, Banaran, Kecamatan Babat. Sementara enam pekerja yang mengalami luka bakar adalah Akmat Arif Wijaya (31), Sigit Kamseno (36), Andika Dwi Ramadhan (20), Imam Sugiono (36), Robith Fatahila (20), dan Fiki (31).
BACA JUGA:Ribuan Pencari Kerja Lamongan Berebut 427 Loker, Ratusan Pabrik Mulai Serbu Pantura
Seluruh korban luka dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Insiden tersebut juga memicu kebakaran di ruang pengendapan seluas 20x25 meter persegi dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Mini kidi--
Meski demikian, gedung operasional dan produksi utama milik pengusaha Roni Tricahyono (45) berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Babat bergerak setelah menerima laporan pada pukul 00.40 WIB. Dipimpin Korwil Agung Supriadi dan Komandan Regu Hasun Amin, tujuh personel Damkar menggunakan satu unit armada tembak berpelat S 8125 JP menuju lokasi yang berjarak sekitar 15 kilometer.
Petugas tiba di lokasi pukul 01.00 WIB dan dibantu tiga staf RSML serta empat personel Polsek Pucuk untuk menangani insiden tersebut. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 01.30 WIB.
BACA JUGA:Kejari Lamongan Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Pihak kepolisian kemudian melakukan sterilisasi dan penyelidikan di area pabrik. Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengonfirmasi data korban sekaligus meluruskan informasi mengenai adanya tambahan korban jiwa.
“Benar, satu korban meninggal dunia di lokasi, dan enam lainnya mengalami luka-luka kini dirawat di rumah sakit. kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB. Satreskrim Polres Lamongan sedang melangsungkan olah TKP. Untuk penyebab pasti ledakan, masih dalam proses penyelidikan intensif. Sampai siang tadi data tetap sama, satu meninggal dan enam dirawat,” tegas Ipda M Hamzaid.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lamongan M. Zamroni menyampaikan duka cita atas kecelakaan kerja tersebut. Pihaknya juga menerjunkan tim investigasi ke lapangan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Kejadian pada Rabu tengah malam menjelang Kamis ini diduga akibat ledakan peralatan produksi bata ringan. Namun, penyebab pastinya masih diinvestigasi,” ujar Zamroni.
BACA JUGA:Disnaker Lamongan Bersama Ipda Purnomo dan BIP Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI dari Malaysia
Sumber:







