Petani Tembakau Jombang Sumringah, Harga Rajangan Tembus Rp50 Ribu
Harga tembakau rajangan kering di Kabupaten Jombang menembus Rp50 ribu per kilogram, ditopang kualitas panen yang lebih baik dari tahun lalu.--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kabar baik datang dari petani tembakau di Kabupaten JOMBANG. Di tengah proses panen yang masih berlangsung, harga tembakau rajangan kering di tingkat petani tahun ini mampu menembus Rp50 ribu per kilogram.
Hingga pertengahan September 2026, luas panen tembakau di Kabupaten Jombang baru mencapai 3.279,14 hektare atau sekitar 51,82 persen dari total luas tanam yang mencapai 6.327,70 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Ir. Moch. Roni mengatakan, sebagian besar tanaman tembakau masih berada dalam proses panen. Sejumlah wilayah bahkan diperkirakan baru menuntaskan panen pada Oktober mendatang.
“Total luas tanam tembakau di Kabupaten Jombang seluas 6.327,70 hektare. Sedangkan luas panen sampai saat ini 3.279,14 hektare atau sekitar 51,82 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Mini kidi--
Menurut Roni, harga tembakau rajangan tahun ini tergolong bagus. Harga berada di kisaran Rp42 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut sangat bergantung pada kualitas tembakau, proses perajangan, penggunaan gula, serta permintaan dari pabrik.
BACA JUGA:DKPP Sumenep Imbau Petani Tembakau Pertahankan Kualitas
“Harga rajangan Rp42 ribu sampai Rp50 ribu, tergantung campur gula apa tidak, juga tergantung permintaan pabrik,” terangnya.
Sentra pertanaman tembakau Jombang masih terkonsentrasi di wilayah utara Sungai Brantas. Sedikitnya lima kecamatan menjadi kawasan utama produksi tembakau.
Di Kecamatan Plandaan, luas tanam mencapai 991,33 hektare. Hingga kini, sekitar 297,40 hektare telah dipanen. Proses panen diperkirakan tuntas pada awal Oktober 2026.
BACA JUGA:Ribuan Buruh Pabrik dan Petani Tembakau Pamekasan Gelar Demo Sampaikan Delapan Tuntutan
Sementara Kecamatan Ploso memiliki luas tanam 1.350 hektare, dengan luas panen mencapai 1.080 hektare. Panen di wilayah ini diperkirakan rampung pada akhir September.
Kecamatan Kabuh menjadi wilayah dengan luas tanam tembakau terbesar, yakni mencapai 2.633 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 922 hektare telah dipanen. Seluruh proses panen diperkirakan selesai pada akhir Oktober.
Sumber:









