pupuk
iklan ulta memorandum

Tim SAR Intensifkan Pencarian Dua Warga Jember Hilang di Laut Jawa

Tim SAR Intensifkan Pencarian Dua Warga Jember Hilang di Laut Jawa

Koordinator Pos SAR Jember S. Jefriyanzah Putra Pratama menjelaskan pencarian dua warga Jember yang hilang.--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Tim SAR gabungan masih mencari Muhammad Abdul Rosyid (28) dan Niki Minamri Robby (34), dua warga JEMBER yang hilang setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Laut Jawa saat mengangkut barang logistik menuju Banjarmasin, Rabu 16 September 2026.

Kedua warga tersebut masih terdaftar dalam pencarian intensif tim Search and Rescue gabungan setelah kapal mengalami musibah pada Minggu 13 September 2026.


Mini kidi--

BACA JUGA:Tim SAR Terus Cari 3 Nelayan Hilang Akibat Dihantam Gelombang di Perairan Paseban Jember

Niki merupakan warga Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, yang dalam manifes pelayaran tercatat sebagai sopir.

Sementara itu, Muhammad Abdul Rosyid merupakan warga Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, yang menyertai Niki sebagai kernet.

Koordinator Pos SAR Jember S. Jefriyanzah Putra Pratama mengatakan pihaknya bergerak menghimpun data awal kedua korban untuk diteruskan ke Posko Induk Basarnas di Banjarmasin.

Pihaknya juga terus memantau setiap perkembangan operasi penyisiran di lapangan.

BACA JUGA:KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 135 Orang Masih Dicari, 1 Meninggal Dunia

"Benar sekali, ada dua warga Jember yang menjadi korban di LST Virgo Transport 8. Hingga saat ini, kami bersama Basarnas terus menghimpun data dan mengoordinasikannya ke Posko Induk di Banjarmasin," tutur Jefri saat dikonfirmasi Rabu 16 September 2026.

Selain memastikan komunikasi dengan Posko Induk, Pos SAR Jember telah memegang kontak serta data pribadi keluarga untuk mempermudah koordinasi maupun proses identifikasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak Polres Situbondo untuk memfasilitasi kebutuhan data pendukung bagi tim DVI Polda Jatim," lanjutnya.

Jefri menambahkan, penyisiran dilakukan secara optimal melalui jalur laut, darat, hingga udara sesuai pergerakan arus dan kondisi cuaca di lokasi kejadian.

BACA JUGA:Pakar ITS Ungkap Kondisi Laut saat KM Virgo Transport 8 Tenggelam

Sumber:

Berita Terkait