pupuk
iklan ulta memorandum

Jelang Parluh PSHT di Madiun, Polisi Ngawi Galang Sinergitas Antarperguruan Pencak Silat

Jelang Parluh PSHT di Madiun, Polisi Ngawi Galang Sinergitas Antarperguruan Pencak Silat

Anggota Polsek Kedungggalar melakukan pengamanan kegiatan lari siswa PSHT Pusat Madiun.-istimewa-

NGAWI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menjelang kegiatan Parluh PSHT di Madiun, Polres Ngawi di bawah komando Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA:Satgas Pangan Polres Ngawi Pantau Harga dan Stok Beras, Pasokan Premium Masih Terjaga

Kali ini, Polsek Kedungggalar melakukan pengamanan kegiatan lari siswa PSHT Pusat Madiun dalam rangka kenaikan tingkat dari sabuk polos ke sabuk jambon, yang dilanjutkan dengan kegiatan perkenalan dan silaturahmi antar ketua ranting perguruan pencak silat se-Kecamatan Kedunggalar.

BACA JUGA:TPS Pudak Penuh dan Berbau, Pemkot Madiun Alihkan Pembuangan Sampah ke Jalan Kresno

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PSHT Ranting Kedunggalar tersebut diikuti 195 siswa PSHT, terdiri dari 140 siswa laki-laki dan 55 siswa perempuan, serta sekitar 50 pendamping dan pelatih. Para siswa menempuh rute lari sekitar 5 kilometer dengan pengamanan dari Polsek Kedunggalar, Koramil, Trantib Kecamatan Kedunggalar, serta PAMTER PSHT.

BACA JUGA:Polres Ngawi Gelar Pelatihan AI, Wujudkan Generasi Cerdas dan Bijak di Era Digital

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menggalang seluruh perguruan pencak silat agar bersama-sama menjaga kerukunan, saling menghormati dan memperkuat komunikasi, khususnya menjelang pelaksanaan Parluh PSHT di Madiun.

BACA JUGA:Polwan Polres Ngawi Sumbang Medali Emas, Polda Jatim Raih Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno, selaku koordinator sekaligus Ketua Paguyuban Pencak Silat Kecamatan Kedunggalar, memberikan arahan kepada seluruh ketua ranting, pengurus, pelatih, pendamping dan siswa agar menjaga kondusivitas serta mengedepankan persaudaraan.

BACA JUGA:129 Penumpang Virgo Masih Dicari, Basarnas Andalkan Kapal Niaga dan Nelayan

“Perbedaan perguruan bukan menjadi penghalang untuk menjalin komunikasi dan kebersamaan. Mari kita jaga hubungan yang sudah terbangun, saling menghormati dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terlebih menjelang kegiatan Parluh PSHT di Madiun,” ujar AKP Karno, saat dikonfirmasi media Rabu, 16 September 2026.

Ia menambahkan, paguyuban pencak silat menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi antarperguruan sekaligus mencegah potensi gesekan di lapangan.


Mini kidi--

“Dengan komunikasi yang baik, setiap kegiatan dapat berjalan tertib dan aman. Kami mengajak seluruh perguruan untuk bersama-sama menjaga nama baik pencak silat serta keamanan wilayah,” tegasnya.

Sumber: