Panen Raya Padi Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare, MT III Dipercepat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjajal motor yang kerap dipakai petani mengangkut hasil panen padi dari sawah ke tempat penjemuran.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Petani Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, mencatat produktivitas panen raya padi Musim Tanam (MT) II mencapai 11,3 ton per hektare dengan harga gabah Rp8.100 per kilogram, Selasa 15 September 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mendorong petani segera mempercepat MT III untuk menjaga produktivitas lahan dan mendukung lumbung pangan nasional. Namun, petani mengingatkan pentingnya konsistensi pasokan air agar percepatan tanam tidak berujung gagal panen.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Tembus 10,79 Persen, Pak Yes Dorong UMKM dan Investasi
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) mengatakan, total luasan panen padi di Desa Truni mencapai 130 hektare. Selain padi, desa tersebut juga melakukan diversifikasi dengan memanen 3 hektare bawang merah seharga Rp18.000-Rp20.000 per kilogram.

Mini kidi--
"Setelah panen ini kita berharap segera tanam kembali. Dengan dukungan air yang cukup, MT III harus kita percepat sehingga lahan tetap produktif," ujar Pak Yes saat menghadiri panen raya di Lapangan KDMP Desa Truni.
Untuk mendukung percepatan MT III, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Dr. Mugito menyatakan Pemkab telah menyerahkan bantuan fasilitas pengairan berupa tiga unit irigasi perpompaan (irpom), tiga unit pompa air, dan satu unit long storage.
Sepanjang 2026, Pemkab Lamongan juga telah menyalurkan 450.875 kilogram benih padi unggul gratis untuk lahan seluas 18.035 hektare.
BACA JUGA:PESONA 2026 Dibuka, Pak Yes: Ayo Tumbasi UMKM Lamongan Biar Naik Kelas
Di sisi lain, petani meminta jaminan ketersediaan air dan antisipasi serangan hama. Ketua Kelompok Tani Desa Truni Ahmad Fauzi mengatakan, percepatan MT III memiliki risiko tinggi karena penanaman padi pada musim kemarau rawan memicu kelangkaan air dan serangan hama pengerek batang jika manajemen irigasi tidak matang.

Gempur Rokok Illegal--
"Kami siap kejar target MT III, tapi pemerintah harus menjamin mesin pompa dan long storage yang dibagikan hari ini berfungsi optimal dan pasokan solarnya mudah didapat. Jangan sampai modal kami habis karena air macet di tengah jalan," tegas Fauzi.
Berdasarkan data dinas terkait hingga 14 September 2026, Luas Tambah Panen (LTP) padi di Lamongan periode Januari 2026 mencapai 133.595 hektare. Kecamatan Babat menyumbang luasan panen sebesar 6.681 hektare.
Sumber:







