Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

Kamtibmas Mojokerto Terkendali, Karhutla dan Laka Lantas Jadi Perhatian

Kamtibmas Mojokerto Terkendali, Karhutla dan Laka Lantas Jadi Perhatian

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata.-istimewa-

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres MOJOKERTO selama periode 11-14 September 2026 relatif terkendali. Namun, kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul masih tingginya kejadian kecelakaan lalu lintas, kebakaran lahan/hutan, serta gangguan kamtibmas.

BACA JUGA:Museum Majapahit Mulai Dibangun, 88 Ribu Artefak Disiapkan untuk Dipamerkan

Berdasarkan kompilasi laporan Polsek jajaran hingga 13 September 2026, tercatat 14 laporan kejadian. Rinciannya meliputi empat kecelakaan lalu lintas, empat kebakaran lahan/hutan/sawah/perkebunan, tiga kejadian alam atau cuaca, dua tindak pidana/gangguan kamtibmas, serta satu kematian mendadak non-kekerasan.

BACA JUGA:Polisi Ancam Tindak Tegas Penggunaan Sound Horeg Resahkan Warga

Dari keseluruhan kejadian tersebut, tercatat dua korban meninggal dunia, yakni satu korban kecelakaan lalu lintas dan satu orang meninggal mendadak. Sedangkan korban luka yang terlapor sedikitnya tujuh orang. Kerugian material mencapai sedikitnya Rp25,5 juta, sementara luas lahan yang terbakar terdata sekitar 3,03 hektare, ditambah satu lokasi persawahan yang masih dalam proses pengukuran.

BACA JUGA:Aset KPRI Sejahtera Belum Dinilai, KAP atau Penilai Independen Masih Disiapkan

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, kondisi kamtibmas secara umum masih dapat dikendalikan. Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah karena sejumlah potensi gangguan masih perlu diantisipasi.

“Situasi kamtibmas secara umum relatif terkendali. Namun, kami tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap kecelakaan lalu lintas, kebakaran lahan maupun hutan, serta potensi gangguan kamtibmas di ruang publik,” tegasnya.

BACA JUGA:Sertijab Dua Kapolsek, Kapolres Mojokerto Tekankan Pelayanan dan Kamtibmas

Menurut Andi Yudha, hasil pemetaan menunjukkan sebagian besar kejadian dipengaruhi faktor manusia serta kondisi kemarau dan cuaca ekstrem. Karena itu, langkah pencegahan dan respons cepat di lapangan terus diperkuat.

Pada kecelakaan lalu lintas, misalnya, terdapat beberapa kejadian yang dipengaruhi perilaku berkendara berisiko, seperti menyalip tanpa memperhatikan kondisi sekitar, kurang waspada, hingga lemahnya pengendalian kendaraan.

BACA JUGA:PBG Belum Terbit, DPRD Jombang Desak Pabrik Sepatu Ditutup

Kecelakaan tercatat terjadi di wilayah Ngoro, Bangsal, dan Dlanggu. Di Ngoro, kecelakaan melibatkan trailer dengan sepeda motor dan mengakibatkan korban mengalami patah kaki. Sementara di Bangsal, kecelakaan pickup dengan pejalan kaki mengakibatkan satu orang meninggal dunia.


Gempur Rokok Illegal--

Sumber: