Kredit Macet KPRI Sejahtera Tembus Puluhan Miliar, Pengurus Diminta Bertanggung Jawab
KPRI Sejahtera Jombang --
Jombang, Memorandum.disway.id - Persoalan kredit macet di KPRI Sejahtera Jombang terus menjadi perhatian Tim Penyelamatan. Nilainya yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah membuat penanganan kredit bermasalah tersebut menjadi salah satu pekerjaan penting dalam upaya menyelamatkan koperasi.
Tim Penyelamatan menegaskan, persoalan kredit macet tersebut tetap menjadi tanggung jawab penuh pengurus KPRI Sejahtera. Saat ini, tim masih melakukan identifikasi terhadap berbagai jaminan yang berkaitan dengan kredit bermasalah untuk memastikan jumlah, bentuk, serta status aset yang dijadikan agunan.
BACA JUGA:Kredit Bermasalah KPRI Sejahtera Tembus Rp45 Miliar, DPRD Jombang Soroti Pinjaman Jumbo Pengurus

Mini kidi--
Ketua Tim Penyelamatan KPRI Sejahtera Sri Surjati mengatakan, proses identifikasi masih berjalan. Tim tengah mencocokkan berbagai dokumen dan jaminan yang berkaitan dengan kredit macet.
“Kredit macet itu tetap menjadi tanggung jawab sepenuhnya pengurus KPRI Sejahtera,” ujar Sri.
Menurutnya, hingga kini jumlah maupun nilai jaminan kredit belum dapat dipastikan. Hal tersebut lantaran proses penelusuran masih berlangsung dan jaminan yang ditemukan memiliki beragam bentuk.
BACA JUGA:Kredit Macet KPRI Sejahtera Capai Rp45 Miliar, Tim Penyelamat Sisir Debitur Jumbo
Beberapa di antaranya berupa sertifikat tanah, petok, hingga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
“Untuk jumlahnya saat ini masih belum pasti. Yang jelas, jaminan ada yang berupa sertifikat, petok, dan BPKB,” jelasnya.
Di tengah penelusuran kredit bermasalah tersebut, Tim Penyelamatan juga memastikan 175 aset KPRI Sejahtera yang sebelumnya berhasil diamankan tidak masuk dalam jaminan kredit.
BACA JUGA:Tim Penyelamatan KPRI Sejahtera Amankan 175 Aset, Segera Dinilai Bapenda Jombang
Kepastian itu menjadi kabar penting bagi proses penyelamatan koperasi. Sebab, aset-aset tersebut dinyatakan tetap menjadi milik KPRI Sejahtera dan tidak terikat dengan kredit bermasalah.
“175 aset yang dimiliki KPRI bukan merupakan jaminan kredit. Statusnya aman,” tegas Sri.
Sumber:







