Warga Jember Terjebak Panic Buying, Pertamina Guyur 100 Ribu Liter BBM Pertalite dan Pertamax
Antrean BBM di sebuah SPBU di Jember.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Gelombang antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten JEMBER belum juga surut. Demi meredam kepanikan warga dan menjaga ketersediaan energi, Pertamina mengambil langkah darurat dengan mengguyur pasokan tambahan sebanyak 100 kiloliter (KL) atau setara 100 ribu liter BBM.
Guyuran pasokan darurat tersebut disalurkan secara bertahap sejak Sabtu 6 September 2026. Rinciannya mencakup 50 KL Pertalite dan 50 KL Pertamax untuk mengurai antrean panjang yang mengular di berbagai pelosok Jember.
​“Penambahan pasokan sebanyak 100 KL yang terdiri dari 50 KL Pertalite dan 50 KL Pertamax ini kami lakukan secara bertahap sejak kemarin,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp, Selasa 8 September 2026.
BACA JUGA:Isu BBM Naik Picu Antrean Panjang di SPBU Jember, Warga Lakukan Panic Buying
​Ahad menegaskan, fenomena antrean mengular ini bukan dipicu oleh habisnya stok BBM nasional, melainkan terhambatnya arus distribusi dari Depo Tanjungwangi, Banyuwangi, menuju Jember. Pertamina pun memutar otak dengan menyiapkan rute darurat untuk mempercepat pemulihan.

Mini kidi--
​“Kami mengambil langkah alternatif dengan mengalihkan rute distribusi dari Fuel Terminal Malang dan Integrated Terminal Surabaya. Jenis mobil tangki juga disesuaikan dengan armada penyangga yang tersedia agar pengiriman ke SPBU tidak terputus,” tambahsnya.
BACA JUGA:Jatim Gaungkan Gerakan Hemat Energi, Warga Diminta Tak Panic Buying
​Di sisi lain, Ketua DPC Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana, membeberkan pemicu utama tersendatnya pasokan tersebut. Proyek revitalisasi ASDP di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, telah memicu kemacetan horor hingga 15 kilometer yang melumpuhkan pergerakan armada pengangkut BBM.
​"Secara stok kami pastikan aman. Namun, pengiriman dari Depo Tanjungwangi terhambat akibat kemacetan parah sejauh 15 kilometer di Pelabuhan Ketapang," terang pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Jember tersebut.
​Sialnya, hambatan distribusi ini berbenturan langsung dengan isu kelangkaan yang liar beredar di masyarakat. Akibatnya, konsumsi BBM melonjak tajam hingga 20 dibanding hari biasa lantaran warga tersapu gelombang panic buying.

Gempur Rokok Illegal--
​“Konsumsi masyarakat melonjak 20 hingga 25 persen karena termakan isu kelangkaan. Terjadilah aksi borong BBM (panic buying) secara bersamaan yang langsung membuat antrean di SPBU meledak,” ungkap politisi Komisi C DPRD Jember tersebut.
​Untuk menambal kebutuhan, skema pengalihan pasokan terus dipacu. Wilayah Bondowoso kini disuplai penuh dari Surabaya, sementara Situbondo dipasok 80 persen dari Surabaya dan 20 persen dari Tanjungwangi. Ikbal pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai membawa jeriken.
Sumber:







