Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

Dandim Sumenep Cek 4 Jembatan Bakti TNI AD, Akses Warga Jadi Prioritas

Dandim Sumenep Cek 4 Jembatan Bakti TNI AD, Akses Warga Jadi Prioritas

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengecek pembangunan jembatan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura.--

SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengecek progres pembangunan empat jembatan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Kecamatan Gapura dan Batang-Batang, Minggu 6 September 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim mendatangi empat titik pembangunan jembatan di dua kecamatan.

BACA JUGA:Dandim Sumenep Pantau Progres Program Bakti TNI AD

Dua titik berada di Desa Banjar Barat, yakni Jembatan Pabulaan dan Jembatan Duko. Selanjutnya, Dandim meninjau Jembatan Panile di Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, serta Jembatan Laok Saba di Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang.


Mini kidi--

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai progres sekaligus melihat langsung kondisi pembangunan di lapangan.

“Yang saya lihat langsung progresnya. Kalau ada kendala, bisa segera diketahui dan dicarikan solusinya,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan fisik, tetapi juga menyangkut kemudahan akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Dua Sumur Bor TNI AD di Talango Sumenep Layani Ratusan Warga

“Harapannya setelah selesai nanti akses warga semakin mudah. Yang paling penting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dandim juga mengingatkan agar pekerjaan tetap memperhatikan kualitas sehingga jembatan yang dibangun dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.


Gempur Rokok Illegal--

Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Pgs. Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin beserta staf, Dan Unit Intel Kodim 0827/Sumenep Letda Czi Junaefi, serta Babinsa Koramil 0827/16 Gapura dan Koramil 0827/14 Batang Batang.

Pembangunan empat jembatan tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura tahun 2026 yang diarahkan untuk memperkuat akses dan mendukung mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Sumber: