Polresta Malang Kota Beri Terapi Psikologis Cegah Kenakalan Remaja
Pelaksanaan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja kepada para kepala SMP se-Kota Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kasi Keuangan Polresta MALANG Kota AKP Totok Haryanto mensosialisasikan strategi pembinaan karakter murid dan pemanfaatan hipnoterapi kepada para kepala SMP Negeri se-Kota MALANG di Aula SMPN 20, Rabu 2 September 2026, dengan diikuti Ketua MKKS Agus Wahyudi serta 25 kepala SMP Negeri se-Kota MALANG.
AKP Totok menyampaikan gagasan pembinaan yang diarahkan untuk membantu sekolah menghadapi berbagai persoalan perilaku peserta didik, karena pencegahan kenakalan remaja perlu dilakukan sejak dini melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, kepolisian, dan pihak yang memiliki kompetensi dalam pendampingan.
BACA JUGA:Dukung Kamseltibcarlantas, Polresta Malang Kota dan Pemkot Luncurkan Program Angkutan Pelajar Gratis
"Kenakalan remaja harus dicegah sejak dini. Karena dampaknya bisa panjang, bukan hanya bagi anak, tetapi juga keluarga dan lingkungan," terang AKP Totok.

Mini kidi--
Kata Totok, kenakalan remaja tidak boleh dipandang sebatas persoalan kedisiplinan di sekolah karena dampaknya dapat berlanjut terhadap masa depan anak sekaligus memengaruhi keluarga dan lingkungan sosial di sekitarnya, sehingga ia berinisiatif mengembangkan pendekatan hipnoterapi sebagai salah satu alternatif pendampingan untuk membantu peserta didik membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif melalui kondisi relaksasi dan sugesti positif.
BACA JUGA:Polresta Malang Kota Salurkan Bantuan Rp11 Juta dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Gempa NTT
Beberapa kepala sekolah menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dalam menangani peserta didik, termasuk keterbatasan biaya ketika harus menghadirkan psikolog, masih adanya orang tua yang dinilai kurang peduli terhadap kondisi dan perkembangan anak, serta perlunya penguatan program sambang sekolah oleh kepolisian.

Gempur Rokok Illegal--
Para kepala sekolah juga mengusulkan adanya MoU antara Dinas Pendidikan Kota Malang dan Polresta Malang Kota agar program pembinaan dan pendampingan terhadap pelajar dapat dilaksanakan secara lebih masif dan berkelanjutan.
Hasil diskusi menunjukkan, hipnoterapi dipandang sebagai salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan untuk membantu menangani persoalan peserta didik dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing anak.(edr)
Sumber:







