Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

Di Hadapan Ulama NU Jombang, Prabowo Optimistis Indonesia Semakin Kuat

Di Hadapan Ulama NU Jombang, Prabowo Optimistis Indonesia Semakin Kuat

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme Indonesia menjadi negara kuat di hadapan keluarga besar NU di Jombang.--

JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia di hadapan ulama, kiai, nyai, santri, dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) pada pembukaan Muktamar ke-35 di Jombang, Kamis 27 Agustus 2026.

Di tengah tantangan alam hingga persoalan korupsi, Prabowo meyakini Indonesia memiliki modal besar untuk tumbuh menjadi negara yang semakin kuat. Keyakinan tersebut, menurut Prabowo, ditopang oleh kekayaan sumber daya alam Indonesia yang besar.

BACA JUGA:Kiai Sepuh Minta Muktamirin Muktamar NU Jaga Marwah dan Hindari Pertikaian

Pemerintah juga mulai menemukan potensi-potensi baru, mulai dari ladang-ladang gas hingga sumber daya emas. Prabowo mengakui, perjalanan menuju Indonesia yang lebih kuat tidak akan mudah. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun pada saat yang sama juga menghadapi risiko bencana dan perubahan cuaca.


Mini kidi--

"Kita hidup di gugusan pulau yang sangat makmur, tapi juga penuh dengan tantangan-tantangan alam, tapi negara kita kuat, dan semakin kuat. Karunia dari Yang Mahabesar sangat besar," ungkap Prabowo.

Dengan potensi-potensi yang dimiliki, Prabowo percaya Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang.

BACA JUGA:Kiai Asep: Muktamar NU Harus Kembalikan Marwah Pesantren

"Saudara-saudara percaya sama saya, beberapa tahun lagi Indonesia akan bangkit dengan luar biasa. Dan tidak akan, tidak akan ada yang bisa membendung kita," tegasnya.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa kekayaan alam saja tidak cukup. Ada pekerjaan besar yang harus dilakukan agar kekayaan tersebut benar-benar dapat dinikmati rakyat, yakni memberantas korupsi.

Menurut Presiden, pemberantasan korupsi adalah salah satu kunci untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih tangguh.

"Kita harus berani memberantas korupsi, karena korupsi ini yang mengakibatkan banyak kekayaan kita hilang, dibawa lari ke luar negeri," lanjutnya.

BACA JUGA:Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Prabowo Soroti Peran Ulama dalam Sejarah Bangsa

Prabowo menyebut, pemerintah mulai mengambil langkah untuk menutup celah-celah kebocoran tersebut. Upaya itu diyakininya akan semakin memperkuat kemampuan negara dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait