Tanggapi Pernyataan Budi Arie, Anas Urbaningrum Dorong Demokrasi Indonesia Terus Maju
Rabu 26-08-2026,17:18 WIB
Reporter:
Sutopo|
Editor:
Mochamad Syaifudin
Anas Urbaningrum --
BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Anas Urbaningrum menanggapi pernyataan mantan Menteri Komunikasi dan Digital Budi Arie di depan Jokowi soal perubahan sebelum 2029 dengan mendorong perbaikan kinerja pemerintah untuk menjaga demokrasi tetap sehat dan produktif.
Menurut Anas, polemik terkait pernyataan Budi Arie bukan hal penting karena hanya akan menjadi perdebatan klise dan baku tuduhan. Hal yang lebih mendesak adalah melakukan modifikasi cuaca politik secara serius melalui upaya memperbaiki dan meningkatkan prestasi pemerintah.
"Perbaikan kinerja merupakan kunci dengan memastikan kebijakan yang baik diimplementasikan secara baik dan benar serta mendorong hasilnya hingga titik paling optimal," ujarnya.
Kemudian, terhadap kebijakan yang dikritik perlu dilakukan evaluasi dan koreksi karena keberanian melakukan koreksi merupakan hal yang baik dan benar, termasuk jika konteksnya berada pada level implementasi.
Ia menambahkan, perbaikan komunikasi pemerintah juga diperlukan karena kebijakan yang baik harus dikomunikasikan dengan indah. Kebijakan yang dikritik, menurut Anas, harus ditanggapi dan dijelaskan secara elegan serta residu-residu komunikasi perlu ditekan hingga sekecil-kecilnya.
Menurutnya, Presiden perlu menajamkan daya periksa terhadap laporan dan informasi dari seluruh jajaran pemerintahannya untuk menekan laporan ABS atau asal bapak senang.
Ia menjabarkan, laporan yang serba manis harus diperiksa dan ditelaah menggunakan parameter yang faktual dan objektif. Para pembantu presiden di bidang periksa dan telaah harus bekerja lebih keras serta berani menyampaikan informasi secara objektif dan berbasis data autentik.
Menurut Anas, presiden membutuhkan informasi yang objektif untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat, bukan yang kosmetik. Kemudian, Presiden juga membutuhkan laporan yang objektif dan optimistis, bukan polesan pemanis.
Jika langkah-langkah tersebut dilakukan, menurut Anas, cuaca politik akan termodifikasi menjadi lebih teduh dan stabil karena berbasis utama pada perbaikan tingkat kepuasan publik. Demokrasi yang sehat, menurut Anas, bukan hanya perlu stabil dan damai, tetapi juga produktif.
"Demokrasi kita harus dijaga untuk terus bergerak maju, sehat dan produktif. Bukan yang maju-mundur, penuh retakan dan sering disertai patahan," tandasnya.
"Berkah demokrasi kita, jangan jadi retakan dan patahan. Energi bangsa ini lebih baik difokuskan dan dicurahkan membangun Demokrasi Produktif," pungkasnya. (top)