iklan HUT R!

Barang Ketinggalan di Kereta, KAI Daop 7 Madiun Punya Sistem Lost and Found

Barang Ketinggalan di Kereta, KAI Daop 7 Madiun Punya Sistem Lost and Found

Polsuska mengamankan barang penumpang yang tertinggal di kereta api.--

 

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mengamankan 657 barang penumpang yang tertinggal di kereta api atau stasiun melalui sistem Lost and Found sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Sesuai data yang dimiliki oleh PT KAI, nilai barang yang ditemukan melalui sistem tersebut mencapai Rp 469.142.000.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sistem Lost and Found menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan.

“Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan hingga jutaan rupiah yang tertinggal,” ujar Tohari dalam keterangannya, Senin 24 Agustus 2026.

Dari ratusan barang tersebut, KAI mencatat 153 berupa makanan, 472 barang biasa dan 132 barang berharga. Barang yang ditemukan pun cukup beragam, mulai dari makanan dan oleh-oleh, tas, helm, jaket, topi, tote bag hingga tas selempang berisi pakaian.

BACA JUGA:Libur Panjang HUT Kemerdekaan, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Tembus 6.447 Orang


Mini kidi--

Sementara untuk barang berharga, petugas menemukan berbagai benda penting seperti dompet, telepon genggam, laptop, perhiasan hingga tas yang berisi uang tunai dengan nominal mencapai jutaan rupiah.

Dari total 657 barang yang diamankan, sebanyak 320 barang atau sekitar 48,71 persen telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

Sedangkan 337 barang lainnya atau 51,29 persen masih tersimpan di pos Lost and Found karena belum diambil oleh pemiliknya.

“Untuk memudahkan proses pencarian, setiap barang temuan langsung dicatat dalam sistem basis data Lost and Found internal KAI. Sistem tersebut membantu petugas melakukan pendataan, verifikasi hingga mencocokkan barang dengan laporan kehilangan dari pelanggan,” urai Tohari.

BACA JUGA:Kasus Pelemparan Kaca Kereta Api di Nganjuk Tuntas, Polres dan PT KAI Kedepankan Perlindungan Anak


Gempur Rokok Illegal--

Tohari mengingatkan pelanggan agar membiasakan diri melakukan pengecekan ulang sebelum turun dari kereta. Pastikan barang di kursi, bagasi kabin maupun area sekitar tempat duduk sudah dibawa semua.

Namun, jika telanjur ada barang yang tertinggal, pelanggan diminta segera melapor kepada petugas di stasiun terdekat, khususnya Customer Service atau Polsuska.

“Laporan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 08111-2111-121. Pelanggan juga bisa menghubungi kanal resmi media sosial @KAI121 untuk mendapatkan tindak lanjut,” terangnya.

Tohari memastikan barang yang ditemukan petugas akan diamankan dan didata sesuai prosedur. “Kami memastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik melalui sistem pendataan yang transparan. Kepercayaan dan keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami,” pungkasnya. (fir/fai)

 

 
 
 

Sumber:

Berita Terkait