Kasus Perundungan terhadap Ojol Wanita oleh Jukir Dimediasi Wali Kota Surabaya
Cak Ji melakukan mediasi bersama korban perundungan dan tukang parkir di salah satu restoran Jalan Kusuma Bangsa.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji memediasi kasus perundungan dan pelecehan verbal terhadap Yoel Giovani Limmanuel (30), pengemudi ojek online, dengan tukang parkir di Jalan Kusuma Bangsa hingga selesai secara kekeluargaan, Rabu 19 Agustus 2026.
Sehari sebelumnya, Yoel bersama ibunya datang ke rumah aspirasi untuk menyampaikan aduan atas ketidaknyamanannya dalam bekerja sebagai ojol.
Yoel mengatakan, dirinya kerap mengalami tindakan perundungan dan pernah mengalami pelecehan verbal oleh oknum tukang parkir di salah satu tempat makan di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya. Ia menjadi ojol sejak 2018 dan mengaku kerap mendapat intimidasi serta ujaran kebencian saat sedang mengambil orderan di sejumlah titik.
"Sering diomongin dan diganggu. Kadang disuruh pulang ke Tiongkok, diungkit-ungkit peristiwa tahun 98, padahal keluarga saya juga ada keturunan Jawa," ungkap Yoel, Rabu 19 Agustus 2026.
BACA JUGA:Armuji Klarifikasi Polemik Mediasi Rumah Kontrakan, Tegaskan Kompensasi Rp5 Juta Bukan Usulannya

Mini kidi--
Ia menyebutkan, pelakunya diduga oknum tukang parkir beserta kelompoknya yang kerap berada di sekitar lokasi kuliner tempat ia mengambil pesanan makanan.
"Itu tukang parkir di sana, sama teman-teman komplotannya. Sering kalau misal berhenti pasti untuk membully secara verbal," tambahnya.
Intimidasi berulang yang dialaminya berdampak buruk pada kondisi psikologis Yoel karena harus menahan emosi dan tekanan emosional yang berat.
Di sisi lain, Doni, tukang parkir yang dituduh melakukan perundungan, memberikan klarifikasinya di hadapan Cak Ji.
BACA JUGA:Wadul ke Armuji, Warga Wiyung Praja Persoalkan Izin PT Sekawan Sejati Utama

Gempur Rokok Illegal--
Doni membantah bermaksud melakukan perundungan dan mengklaim bahwa tindakan yang dilakukannya hanyalah sekadar gurauan antar teman.
"Bercanda kayak temenan gitu loh, Pak. Aku kan cuma nanya doang, bergurau. Nggak pernah menarik uang parkir juga ke dia karena kasihan. Makanya saya kaget, ngapain sampai laporan kayak gini," kata Doni.
Melalui mediasi di salah satu restoran yang berada di Jalan Kusuma Bangsa, Cak Ji hadir untuk mendengarkan keterangan kedua belah pihak guna meluruskan kesalahpahaman dan memastikan masalah tersebut telah selesai secara kekeluargaan. (yat)
Sumber:






