Alami Perundungan dan Pelecehan Verbal, Driver Ojol Ngadu ke Rumah Aspirasi Cak Ji
Yoel Giovani Limmanuel datang ke rumah aspirasi cak ji untuk menyampaikan masalahnya--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tindakan perundungan hingga pelecehan verbal yang berulang dialami seorang pengemudi ojek online di SURABAYA.
Mengalami tekanan mental akibat perlakuan tersebut, akhirnya korban memutuskan mendatangi Rumah Aspirasi Cak Ji untuk mengadukan nasibnya.
Korban diketahui bernama Yoel Giovani Limmanuel (30), pemuda yang berdomisili di Jalan Kapasari Pedukuhan Gang Tembusan, Surabaya.
BACA JUGA:Berkas Lengkap, Tersangka Kasus Pelecehan Atlet di Bawah Umur Segera Disidangkan
Yoel mengungkapkan ia menjadi ojol sejak 2018 mengaku kerap mendapat intimidasi dan ujaran kebencian saat sedang mengambil orderan di sejumlah titik.

Mini kidi--
"Sering diomongin dan diganggu. Kadang disuruh pulang ke Tiongkok, diungkit-ungkit peristiwa tahun 98, padahal keluarga saya juga ada keturunan Jawa," ungkap Yoel, Selasa 18 Agustus 2026.
Yoel menceritakan, perlakuan tidak menyenangkan tersebut sering ia alami di Jalan Kaca Piring, jalan Kebon Rojo, hingga Jalan Ambengan.
BACA JUGA:Tak Hanya Mahasiswa, Dosen Unesa Diduga Jadi Korban Pelecehan Verbal dalam Grup WhatsApp
Ia menyebutkan Pelakunya diduga oknum tukang parkir beserta kelompoknya yang kerap berada di sekitar lokasi kuliner tempat ia mengambil pesanan makanan.
"Itu tukang parkir di sana, sama teman-teman komplotannya. sering kalau misal berhenti pasti untuk membully secara verbal," tambahnya.
Intimidasi berulang yang dialaminya berdampak buruk pada kondisi psikologis Yoel, ia harus menahan emosi dan tekanan emosional yang berat.

Gempur Rokok Illegal--
Yoel mengaku sempat meluapkan kekesalannya dengan merusak pintu rumahnya sendiri hingga harus berurusan dengan lingkungan sekitar.
Sumber:








