iklan HUT R!

Pos Lantas Margorejo Surabaya Dibom Molotov Orang Tak Dikenal

Pos Lantas Margorejo Surabaya Dibom Molotov Orang Tak Dikenal

Pintu pos polisi lalu lintas di Jalan Margorejo, Gayungan, Surabaya usai dibom molotov orang tak dikenal (OTK).--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pos Polisi Lalu Lintas A. Yani Margorejo di Jalan Ahmad Yani, Gayungan, Surabaya dibom molotov, Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

Pos tersebut tepat berada di pertigaan pintu palang kereta api Jalan Ahmad Yani dan Jalan Margorejo. Akibatnya, pos polisi itu nampak terdapat bercak berwarna hitam di bagian pintu. Selain itu, bercak hitam tersebut juga terlihat di lantai ubin tepat di bawah pintu pos polisi tersebut.

BACA JUGA:Remaja Pembuat Molotov untuk Demo Grahadi Diciduk Polisi, Terancam Hukuman Berat

Petugas palang pintu Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Yudi, mengatakan aksi pelemparan itu diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku terpantau menggunakan motor jenis bebek dan diduga berpakaian serba hitam.


Mini kidi--

"Satu, satu orang (yang melakukan pelemparan). Kalau dari sini kelihatannya (baju) gelap, enggak berwarna. Helm tadi kalau saya lihat sepintas biru muda polos, enggak tahu mereknya," katanya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Yudi menceritakan, pelaku datang ke pos lantas tersebut kemudian berhenti di area bawah tenda pos lantas tanpa turun dari sepeda motor. Pelaku lalu menyalakan api dari atas kendaraannya sebelum melempar bom molotov tersebut.

BACA JUGA:Pengunjuk Rasa Bawa Molotov Diduga Diupah Rp 20 Ribu untuk Bakar Gedung DPRD Kota Malang

"Enggak turun dari motor. Berhenti, jadi nyalain apinya posisi di atasnya motor. Gak ada suara ledakan, cuma suara kayak kaca pecah gitu aja. Kalau dari lihatnya sih botol, soalnya kan kelihatan kaca pecah. Jelas-jelas dia nyalain api terus melempar," lanjutnya.

Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Api yang timbul akibat dugaan lemparan botol tersebut diperkirakan berketinggian sekitar satu meter dan tidak sempat membesar.


Gempur Rokok Illegal--

"Apinya enggak gede, enggak sampai tinggi, cuma satu meteran. Terus ada pengendara lain, ibu-ibu, langsung memadamkan api. Jadi enggak sampai satu dua menit apinya sudah padam," terangnya.

Yudi mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden pelemparan ini. Pos lalu lintas tersebut berada dalam kondisi kosong saat peristiwa terjadi. "Gak ada korban, kosong. Posisi pos lagi kosong," pungkasnya.

BACA JUGA:Pelempar Molotov di Pos Lantas Pandaan Ingin Ikut Kerusuhan di Jakarta

Sumber:

Berita Terkait