Jejak Korban Kekerasan Seksual Tio Ferdian Rahmana
Ilustrasi korban asusila.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sosok FAR, perempuan yang disuruh Tio Ferdian Rahmana eks Runner-up Raka Jatim 2026 menggugurkan kandungan kini juga disorot publik.
Berdasar postingan yang diunggah akun Instagram @ingintauindonesia, FAR adalah alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ia masuk kuliah tahun 2020 dan lulus S1 Sosiologi Unesa di tahun 2024.
BACA JUGA:Tio Ferdian Klarifikasi, Aulia: Saya Menolak Hubungan Seksual, Namun Tetap Terjadi

Mini kidi--
Kiprahnya selama jadi mahasiswa Unesa terbilang cemerlang. FAR pernah menjadi anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unesa. Saat jadi anggota BEM Unesa, ia terlibat dalam tim yang menangani kasus kekerasan seksual.
FAR juga pernah menjabat sebagai Komisi Advokasi Utama, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa.
Dia pernah menjembatani kritik dan keluhan dari mahasiswa Fisipol Unesa terkait masalah biaya kuliah tunggal (UKT). Dan bertugas sebagai saluran untuk menyampaikan aspirasi terkait permintaan pengurangan biaya UKT bagi mahasiswa Fisipol Unesa.
BACA JUGA:Ada Perbedaan Fakta, Tio Ferdian Rahmana Klarifikasi Soal Isu Aborsi yang Viral

Gempur Rokok Illegal--
Perempuan itu juga pernah jadi Asisten Peneliti DP3AK Provinsi Jawa Timur. Saat itu, dia turut terjun dalam menganalisis isu-isu gender yang terjadi di seluruh provinsi Jawa Timur.
Setelah lulus S1, di tahun 2025 dia kembali melanjutkan studinya ke jenjang S2 Sosiologi.
Sementara itu, Dr. Pulung Siswantara, S.K.M., M.Kes selaku Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Universitas Airlangga (UNAIR) menyebut bahwa di database tidak ditemukan. "Atas nama itu di database kok gak ada ya," katanya, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sumber:








