Ayah Pulang Ngopi Temukan Anak Gantung Diri
Rumah sekaligus TKP di Jalan Simo Gunung Kramat Barat V-D, ang dijadikan R untuk ganrung diri.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Duka menyelimuti keluarga R (15), remaja putus sekolah yang ditemukan meninggal dunia di rumah neneknya di Jalan Simo Gunung Kramat Barat IV-D, Kecamatan Sawahan, SURABAYA, Rabu 12 Agustus 2026 malam.
Korban ditemukan pertama kali oleh ayahnya, Alek, sekitar pukul 23.45 WIB. Saat itu, Alek baru saja pulang dari warung kopi dan bermaksud mengajak anaknya kembali ke tempat tinggalnya.
Namun, ketika membuka pintu rumah yang dalam kondisi gelap, Alek menyalakan lampu dan mendapati anaknya sudah tidak bernyawa di ruang tamu, tepatnya di bawah tangga.

Mini kidi--
Kaget melihat kondisi tersebut, Alek langsung meminta pertolongan kepada paman korban. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Sawahan Kompol Muljono membenarkan adanya kejadian tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Tidak ada tanda kekerasan,” ujar Muljono, Kamis 13 Agustus 2026.
BACA JUGA:Depresi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Bertato di Situbondo Ditemukan Tewas Gantung Diri
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi untuk kepentingan pemeriksaan.
Informasi yang dihimpun, R dikenal sebagai remaja yang pendiam dan tertutup. Korban juga sempat membuat status WhatsApp sekitar pukul 20.00 WIB dengan kalimat bernada kesedihan.

Gempur Rokok Illegal--
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani pemeriksaan luar.
Hingga kini, polisi masih mendalami latar belakang kejadian tersebut, termasuk kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.(rio)
Sumber:





