SDN Alun-Alun 01 Segera Miliki Perpustakaan dan UKS dari Program Revitalisasi
Kepala SDN Alun-Alun 01 Ranuyoso Dian Fatmawati S.Pd.SD.--
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Harapan siswa SDN Alun-Alun 01, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten LUMAJANG, untuk memiliki perpustakaan dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) semakin dekat dengan kenyataan. Program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, Senin 10 Agustus 2026.
Hal ini berkat program revitalisasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.

Mini kidi--
Selain perpustakaan dan UKS, lembaga ini juga mendapatkan bantuan rehab kamar mandi, penataan lingkungan, paving, dan pagar yang merupakan satu paket.
Kepala Sekolah SDN Alun-Alun 01, Dian Fatmawati dikonfirmasi Memorandum di kantornya mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah atas bantuan revitalisasi tersebut.
BACA JUGA:Dorong Kemandirian Pangan Desa, Polsek Ranuyoso Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Warga
"Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah atas bantuan revitalisasi berupa bangunan perpustakaan dan UKS, rehab kamar mandi dan penataan lingkungan, paving dan pagar," ujarnya.
Menurut Dian, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi peserta didik yang selama bertahun-tahun tidak memiliki ruang perpustakaan dan UKS.
Dana yang diterima dikelola secara transparan dengan melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), yakni komite sekolah, guru, dan kepala sekolah sebagai penanggung jawab.
"Tata kelola untuk pembangunan selalu disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang dan pihak yang terkait," ujarnya.

Gempur Rokok Illegal--
Dian, panggilan akrab Kasek SDN Alun-Alun 01, menambahkan, revitalisasi tersebut menjadi angin segar bagi sekolah. Selama pembangunan, proses belajar mengajar tetap berjalan lancar seperti biasanya.
Target pembangunan rampung pada 15 November 2026.
"Revitalisasi SDN Alun-Alun 01 bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun harapan bagi anak-anak, orang tua, dan masyarakat yang ingin masa depan pendidikan di lingkungannya semakin cerah," pungkasnya. (ags)
Sumber:




