Dari Jembatan hingga Operasi Katarak, Jejak Panjang Korem 084 untuk Warga
Dari kiri, Lailatur Nur Aini, Direktur Ahmad Syaiku SH MH, Dirut Choirul Shodiq SH MH, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Pemred Sujatmiko SSos, Korlip Muchlis Darmawan SSos, Ferry Ardi Setiawan ST foto bersama usai mengisi podcast di Channel Me--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Korem 084/Bhaskara Jaya terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program bakti TNI AD, mulai pembangunan jembatan, rumah dan fasilitas pendidikan sampai layanan kesehatan hingga ketahanan pangan, Senin 10 Agustus 2026.
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir mengatakan, wilayah kerjanya mencakup tujuh Kodim di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, serta empat kabupaten di Pulau Madura. Kondisi tersebut membuat pembinaan teritorial disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah.

Mini kidi--
Brigjen Kohir menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor SKH Memorandum yang dirangkai dengan dialog dalam program Podcast Memorandum TV, Senin 10 Agustus 2026.
Menurut Brigjen Kohir, pembangunan dan perbaikan jembatan menjadi salah satu program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jembatan dibangun di wilayah yang selama ini menyulitkan aktivitas warga, termasuk anak sekolah, karena harus menyeberangi sungai atau memutar akibat akses yang rusak.
BACA JUGA:HUT Korem 084 di Sumenep, Kerapan Sapi Satukan TNI dan Masyarakat Madura
"Kita cek dan survei, kemudian membangun beberapa jembatan, baik di Madura maupun di wilayah Jawa," beber Brigjen Kohir.
Tak hanya jembatan, Korem 084 juga memperbaiki ratusan rumah tidak layak huni, sekolah terpencil, hingga sejumlah pesantren yang pembangunannya terhenti karena keterbatasan biaya.
Kebutuhan air bersih juga menjadi perhatian. TNI membangun sumur bor untuk masyarakat, pesantren, sekolah, hingga mendukung pengairan pertanian di wilayah yang mengalami kekeringan.
"Di mana masyarakat membutuhkan air, kita buat sumur bor. Untuk pertanian kekeringan kita bantu, pesantren dan sekolah yang kekurangan air juga kita bantu," jelasnya.
Di bidang kesehatan, Korem 084 menjalankan berbagai bakti kesehatan. Di antaranya operasi katarak, pengobatan gratis, operasi bibir sumbing, serta bantuan kaki palsu dan kursi roda.
Program tersebut melibatkan Babinsa yang mendata warga yang membutuhkan bantuan. Dengan begitu, bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sementara itu, di sektor ketahanan pangan, TNI turut mendampingi petani mulai penyediaan benih, pupuk bersubsidi, proses panen, hingga penyaluran hasil pertanian. Babinsa juga ikut memastikan ketersediaan pupuk dan membantu menjaga kelancaran distribusi pangan.
Brigjen Kohir menegaskan, berbagai program tersebut tidak dijalankan sendiri. Korem 084 menggandeng pemerintah daerah, dinas terkait, kepolisian, hingga pemerintah desa.
Sumber:




