PAPDESI Malang Usung Tambahan Dana Desa pada Seminar Madiun
Suasana Rakor PAPDESI Kabupaten Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Malang akan mengusung usulan bantuan bagi desa kepada sejumlah kementerian pada seminar dan pengukuhan PAPDESI di Madiun menyusul berkurangnya dana desa (DD).
Dengan berkurangnya dana fesa (DD) yang diterima desa dari pemerintah pusat, rencananya PAPDESI pada rapat kerja nasional (rakernas) akan mengusung permintaan bantuan bagi desa kepada seluruh kementerian.
“Hal itu kami lakukan karena imbas dari pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Ketua Dewan Pimpinan PAPDESI Kabupaten Malang, Endik Arso HW Senin 10 Agustus 2026.
Kades Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang itu lebih jauh mengungkapkan, dengan adanya KDMP saat ini penerimaan DD oleh desa hanya berkisar Rp 372 juta hingga Rp 373 juta.
BACA JUGA:Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, Bapenda Kabupaten Malang Jalankan Program BMW

Mini kidi--
Padahal sebelum ada KDMP mereka menerima Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,2 miliar sehingga pembangunan yang ada di desa bisa berjalan.
Namun sekarang pembangunan yang sudah diprogramkan tidak bisa dilaksanakan dan bahkan ada yang tidak bisa melanjutkan karena tidak ada anggaran yang dialokasikan.
“Makanya dalam PAPDESI Sejatim nanti, PAPDESI akan meminta bantuan pada seluruh kementerian. Karena pada acara itu banyak dihadiri menteri, yang sekaligus sebagai penasehat dan pembina PAPDESI,” kata Endik.
Makanya dalam seminar kali ini, lanjut Endik, PAPDESI akan mengerucutkan keluhan dari kepala desa terkait usulan yang akan dibawa dan nantinya disampaikan pada Rakernas.
Apalagi dalam seminar itu temanya “Peran KDMP dan MBG dalam Meningkatkan Perekonomian Desa dan Pengentasan Kemiskinan”, hal ini sangat berkaitan dengan terjadinya pengurangan DD yang diterima desa.
BACA JUGA:Disdukcapil Kabupaten Malang Buka Kantor Mini di 33 Kecamatan, 90 Persen Urusan Adminduk Beres

Gempur Rokok Illegal--
Memang untuk sementara pada Rakor kali ini, masih dua tujuan usulan bantuan kepada Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Namun tidak menutup kemungkinan ada usulan dari desa yang lebih bagus dan lebih mengena pada masyarakat desa.
“Tujuan Rakor adalah untuk mengawal bantuan bagi desa berasal dari kementerian, saat ini membahas bantuan dari Kementerian Pendidikan dan KKP,” imbuhnya.
Untuk diketahui, dalam Rakor yang berlangsung di Pendopo Panji Kepanjen Kabupaten Malang, juga dihadiri oleh Ketua Umum PAPDESI Hj Wargiyati dan beberapa perwakilan kepala desa di Jatim, di antaranya dari Mojokerto dan Nganjuk.
“Tema Seminar dan Pengukuhan DPD dan DPC PAPDESI yang berlangsung di Madiun nanti sangat pas dengan keluhan Kades selama ini,” tegas Endik. (kid)
Sumber:




