iklan HUT R!

Esports Kapolri Cup, Wadah Talenta Muda Menuju Industri Digital

Esports Kapolri Cup, Wadah Talenta Muda Menuju Industri Digital

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjenpol Adex Yudiswan memberikan keterangan pers.-istimewa-

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal peluang karier di industri digital. Ajang itu tak hanya menempatkan gim elektronik sebagai kompetisi, tetapi juga memperkenalkan berbagai profesi dan sektor ekonomi yang berkembang di dalam ekosistem esports.

BACA JUGA:DPR Desak Aparat Usut Tuntas Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jakarta

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan ruang kepada generasi Z dan generasi Alpha untuk mengembangkan potensi di bidang digital.

BACA JUGA:Kasus Pembunuhan ASN Bangkalan: 5 Tim Dikerahkan Buru Erlan

Menurut Adex, industri esports memiliki ekosistem yang cukup luas. Peluang di dalamnya tidak terbatas pada profesi sebagai atlet atau pemain gim profesional, tetapi juga mencakup berbagai bidang pendukung yang dapat menjadi pilihan karier generasi muda.

BACA JUGA:RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, Waka Baleg DPR RI: DPR-Pemerintah Concern Membahas

“Esports ini bukan hanya tentang menjadi atlet. Ada ekosistem yang luas, mulai dari caster, pembawa acara, atlet, pembuat gim, event organizer, hingga UMKM yang menyediakan merchandise,” kata Adex di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu 9 Juli 2026.

Ia mengatakan perkembangan teknologi digital membuat pemerintah perlu memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai peluang sekaligus tantangan yang muncul. Salah satunya perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang dinilai berpotensi memengaruhi kebutuhan tenaga kerja pada masa mendatang.

BACA JUGA:Disbudpar Jatim Segera Lakukan Sidang Kasus Raka Raki 2026, Gelar Runner-up Terancam Dicabut

“Di tengah gempuran teknologi AI yang berpotensi menggerus peluang kerja adik-adik Gen Z dan Gen Alpha, tugas kami sebagai pemerintah adalah memberikan gambaran bahwa ada banyak peluang di dunia digital yang bisa dibangun,” ujarnya.


Gempur Rokok Illegal--

Namun, Adex menekankan pengembangan minat generasi muda terhadap esports harus tetap berjalan beriringan dengan pendidikan. Polri melalui jajarannya di tingkat kepolisian daerah hingga kepolisian resor juga mendorong adanya literasi mengenai penggunaan gim secara positif.

“Sekolah tetap primer, gim sekunder. Harapannya mereka bisa sukses secara akademik sekaligus mampu meraih peluang karier di bidang esports maupun bidang lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Sulistyo Riza Pradipto menilai E-Sports Kapolri Cup 2026 memberikan kesempatan kepada pemain gim, khususnya kategori amatir, untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam kompetisi berskala nasional.

Sumber:

Berita Terkait